Pelita Jaya Jakarta siap menghadapi Bogor Hornbills di final IBL 2026. Setelah menelan pil pahit di partai final tahun lalu, Pelita Jaya bertekad kembali menjadi juara. Final IBL 2026 akan menggunakan format best of five, dan Pelita Jaya ingin menyapu bersih Hornbills 3-0.
Tekad Juara Pelita Jaya
Bintang Pelita Jaya, Andakara Prastawa, bertekad untuk bisa menyudahi perlawanan Bogor Hornbills secepatnya. “Targetnya tentu menang. Mau 1-0, 2-0, atau 3-0, yang penting menang. Kalau bisa menang semua pertandingan, kenapa tidak,” kata Prastawa.
Pelita Jaya mendapat keuntungan untuk bermain di kandang lebih banyak karena memiliki rekor lebih baik ketimbang Hornbills di musim reguler. Dua laga awal akan dimainkan di PJ Arena, sebelum berpindah ke markas Hornbills, GOR Laga Tangkas.
Menghadapi Laga Pertama
Pelita Jaya sudah siap tempur untuk menghadapi laga pertama. Mereka bisa menurunkan kekuatan terbaik karena tidak ada pemain yang cedera. “Untuk urusan teknis sudah disiapkan oleh para pelatih. Game plan, apa yang harus kami lakukan di pertandingan pertama, semuanya sudah dipersiapkan. Tinggal bagaimana kami mengeksekusinya di lapangan nanti,” kata Prastawa.
Mengantisipasi Trio Pemain Asing Hornbills
Pelita Jaya akan mewaspadai trio pemain asing Hornbills, Travin Thibodeaux, Kaleb Wesson, dan Stephaun Branch. Ketiganya merupakan motor dan kunci utama Hornbills bisa membuat kejutan mendepak Satria Muda Bandung di babak semifinal. “Yang pasti semua orang tahu kualitas pemain asing mereka. Bahkan ada MVP musim ini di sana. Jadi tentu dibutuhkan usaha lebih dari para pemain kami untuk membatasi kontribusi mereka,” ucap Prastawa.
Apa Artinya Ini bagi Pelita Jaya?
Di Final IBL 2026, Pelita Jaya sedikit lebih diunggulkan ketimbang Hornbills. Namun pelatih David Singleton tidak mau menganggap remeh lawan. “Ya, bagi kami, ini tentang tidak menganggap remeh momen ini. Saya pikir tim ini telah berada di sini selama bertahun-tahun dan melakukan pekerjaan hebat untuk sampai ke sini. Ini tentang menyelesaikan prosesnya, menyelesaikan pekerjaannya. Semua kerja keras yang telah kami lakukan sejak Agustus atau September, kami tidak ingin itu sia-sia,” kata Singleton.
Jika Pelita Jaya berhasil menjadi juara, ini akan menjadi gelar juara pertama mereka sejak tahun lalu. Selain itu, kemenangan ini juga akan meningkatkan kepercayaan diri tim dan menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi di masa depan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pelita Jaya masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai target mereka. Namun dengan tekad dan persiapan yang matang, mereka yakin bisa mengatasi tantangan yang ada. “Kami percaya bisa mengatasinya dengan pertahanan tim yang solid,” ucap Prastawa.