21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Gempa Sulut, kompleksitas sesar yang berpotensi bahaya terungkap. Dosen ITB beberkan peta sesar aktif di Pulau Sulawesi yang mengancam keselamatan warga.

Gempa Sulut, Dosen ITB Ungkap Kompleksitas Sesar yang Berpotensi Bahaya

Gempa bumi dengan magnitudo 6,7 yang terjadi di Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026, telah menimbulkan dampak signifikan pada masyarakat dan infrastruktur daerah tersebut. Menurut dosen geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Astyka Pamumpuni, kompleksitas patahan gempa atau sesar di Sulawesi Tengah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan gempa tersebut memiliki kekuatan yang cukup besar. “Banyak sambungan lempeng itu yang bentuknya adalah sesar,” kata Astyka.

Apa yang Terjadi

Gempa bumi tersebut terjadi di sisi timur Sesar Palu-Koro, yang lokasinya di antara Kota Palu dengan pantai timur Sausu. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gempa tersebut dipicu oleh Sesar Sausu, sedangkan Badan Geologi menyebut bahwa gempa tersebut dipicu oleh Sesar Palolo. Astyka menerangkan bahwa kejadian gempa di Sulawesi ikut dipengaruhi oleh gerakan lempeng besar Pasifik ke barat dengan batas selatannya adalah di utara Papua.

🔖 Baca juga:
Peringatan BMKG, 6 Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini

Mengapa dan Dampak

Menurut Astyka, pergerakan lempeng Pasifik itu kemudian bertemu lempeng Eurasia dengan batas Sesar Sorong hingga ke daerah Palu. “Itu yang menyebabkan Sesar Palu-Koro bisa cukup besar karena pergerakan lempengnya kencang,” ujar dia menunjuk satu dari dua sesar utama di Sulawesi Tengah. Gempa tersebut telah menimbulkan dampak signifikan pada masyarakat dan infrastruktur daerah tersebut, dengan sebanyak tiga orang tewas dan lebih dari seratus lainnya luka-luka. Kerusakan terdata pada lebih dari 1600 rumah tinggal dan puluhan bangunan fasilitas umum dan pemerintahan.

🔖 Baca juga:
Aksi Demo Dukung MBG di Monas, Warga Jakarta Berbagi Cerita

Kompleksitas Sesar dan Bahaya yang Berpotensi

Astyka menambahkan bahwa kompleksitas sesar di Sulawesi Tengah membuat sulit untuk mengetahui mana sesar yang aktif dan tidak. “Kita belum bisa memastikan sebelum di lapangan terbukti lokasinya,” kata Astyka. Oleh karena itu, Astyka menekankan pentingnya untuk terus memantau dan mempelajari sesar-sesar yang ada di Sulawesi Tengah untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat timbul.

🔖 Baca juga:
Detik-detik Mengerikan Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kelapa Gading, Pengemudi Selamat

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menghadapi potensi bahaya yang dapat timbul dari sesar-sesar di Sulawesi Tengah, Astyka menekankan pentingnya untuk terus melakukan penelitian dan monitoring untuk memahami kompleksitas sesar dan potensi bahaya yang dapat timbul. Dengan demikian, diharapkan dapat dilakukan upaya pencegahan dan mitigasi yang efektif untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi di daerah tersebut.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *