Berita Hari Ini – 02 Mei 2026 | Jakarta, 2 Mei 2026 – Pada perdagangan Sabtu, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tipis setelah sempat melonjak pada hari sebelumnya. Harga jual per gram kini berada pada level Rp2.796.000, sedangkan harga buyback atau pembelian kembali ditetapkan Rp2.586.000 per gram. Penurunan ini menandai pergerakan pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh faktor likuiditas, nilai tukar rupiah, dan sentimen investor global.
Rincian Harga Emas Antam per Ukuran
Berikut ini merupakan daftar harga emas Antam untuk berbagai ukuran berat pada Sabtu, 2 Mei 2026. Semua harga belum termasuk pajak penjualan serta potongan PPh 22 yang berlaku pada transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta.
| Berat (gram) | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 | 1.448.000 | 1.293.000 |
| 1 | 2.796.000 | 2.586.000 |
| 5 | 13.755.000 | 12.930.000 |
| 10 | 27.455.000 | 25.860.000 |
| 25 | 68.512.000 | 64.650.000 |
| 50 | 136.945.000 | 129.300.000 |
| 100 | 273.812.000 | 258.600.000 |
| 250 | 684.265.000 | 646.500.000 |
| 500 | 1.368.320.000 | 1.293.000.000 |
| 1.000 | 2.736.600.000 | 2.586.000.000 |
Data di atas diambil dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam serta portal resmi LogamMulia.com. Perubahan harga jual hanya sebesar Rp3.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya (Rp2.799.000), sementara buyback turun Rp3.000 menjadi Rp2.586.000 per gram.
Faktor Penyebab Penurunan Harga
- Kondisi Makroekonomi – Nilai tukar rupiah yang menguat sedikit terhadap dolar Amerika mengurangi beban biaya impor logam mulia, sehingga harga spot cenderung turun.
- Sentimen Investor – Setelah mencatat rekor tertinggi pada 29 Januari 2026 (Rp3.168.000 per gram), para pedagang mengambil posisi profit, menurunkan permintaan di pasar fisik.
- Kebijakan Pajak – PPh 22 sebesar 1,5 % untuk pemegang NPWP dan 3 % untuk non‑NPWP dikenakan pada penjualan kembali emas bernilai di atas Rp10 juta, menambah beban biaya bagi penjual.
Implikasi Bagi Investor dan Konsumen
Penurunan harga jual emas Antam menjadi sinyal bagi investor yang mengincar kesempatan beli di level yang lebih rendah. Namun, bagi konsumen yang berniat menjual kembali emas mereka, nilai buyback yang lebih rendah berarti potensi return yang berkurang. Penting bagi pemilik emas untuk memperhitungkan pajak dan potongan PPh 22 sebelum melakukan transaksi.
Antam tetap menjadi salah satu pemain utama di pasar logam mulia Indonesia, dengan jaringan distribusi yang mencakup Pegadaian, gerai resmi, serta platform digital. Keputusan penetapan harga biasanya didasarkan pada analisis pasar global, cadangan devisa, serta kebijakan moneter Bank Indonesia.
Secara keseluruhan, pergerakan harga emas Antam pada 2 Mei 2026 mencerminkan dinamika pasar yang responsif terhadap faktor internal maupun eksternal. Meskipun terjadi penurunan tipis, harga emas Antam masih berada pada level yang relatif tinggi dibandingkan tahun‑tahun sebelumnya, menandakan bahwa logam mulia tetap menjadi pilihan perlindungan nilai yang populer di kalangan masyarakat Indonesia.