Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifHarga Ikan Melonjak di Bone
Harga ikan melonjak di Pasar Eks Sentral Lama, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kenaikan harga ini disebabkan oleh menurunnya hasil tangkapan nelayan lokal. Salah seorang nelayan Bone, Dindong, mengeluhkan hasil tangkapan ikannya yang menurun drastis.
Hasil tangkapan ikan nelayan di Bone menurun drastis. Dindong, nelayan asal Kelurahan Tibojong, Kecamatan Tanete Riattang Timur, mengatakan bahwa kondisi cuaca di perairan Bone kini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa bulan terakhir. Namun, hasil tangkapan ikan belum kunjung meningkat. Menurutnya, saat ini belum memasuki musim ikan.
Mengapa Hasil Tangkapan Menurun?
Dindong menjelaskan bahwa saat musim ikan tiba, hasil tangkapannya bisa mencapai lima hingga 10 peti dalam sekali melaut. Namun, saat ini hasil tangkapan paling banyak hanya dua peti. “Makkokue liwa ni ega ku dua petti uruntu. Biasanya ta lima atau sepuluh petti,” katanya.
Minimnya hasil tangkapan tersebut berdampak pada kenaikan harga ikan di pasar. Udang basah ukuran sedang dijual Rp75 ribu per kilogram. Ikan kembung, katampa, dan baronang masing-masing dijual Rp80 ribu per kilogram.
Dampak Kenaikan Harga Ikan
Kenaikan harga ikan ini tentu berdampak pada masyarakat, terutama yang bergantung pada ikan sebagai sumber protein. “Apa artinya ini ke depan? Apakah nelayan akan terus mengalami kesulitan dalam mencari ikan?” tanya seorang pedagang ikan di pasar.
Menurut Dindong, nelayan Bone masih berharap bahwa hasil tangkapan ikan akan meningkat ketika musim ikan tiba. “Magelloni cuaca e, ne makurang tikkengeng e. Tenniapi wettuna bale’e uleng asserapi sibawa uleng sepulo,” ujarnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kenaikan harga ikan di Bone masih menjadi perhatian serius. Nelayan dan pedagang ikan berharap bahwa hasil tangkapan ikan akan meningkat dan harga ikan dapat kembali normal. “Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah meningkatkan hasil tangkapan ikan dan menjaga kestabilan harga ikan di pasar,” kata seorang nelayan.
Saat ini, nelayan Bone masih berusaha untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan. Dengan kondisi cuaca yang lebih baik, diharapkan hasil tangkapan ikan dapat meningkat dan harga ikan dapat kembali normal.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/bone/1843499/nelayan-di-bone-keluhkan-hasil-tangkapan-menurun-harga-ikan-tembus-rp80-ribu-per-kg, without altering the facts of the original article.