8 Juli 2026
featured_image

Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat
Harga minyak dunia anjlok ke titik terendah sejak perang AS-Iran setelah kapal tanker melintasi Selat Hormuz, apa penyebabnya? Simak penjelasannya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Penurunan harga terjadi karena pelaku pasar mulai meyakini bahwa risiko gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah berangsur mereda. Investor juga terus mencermati perkembangan diplomatik yang dinilai dapat mengurangi ancaman terhadap rantai pasok energi global. Meskipun demikian, ketegangan di kawasan belum sepenuhnya berakhir. Seorang pejabat Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa Iran berada di balik serangan terhadap sebuah kapal kargo di dekat pantai Oman, tepatnya di kawasan Selat Hormuz.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kapal yang diserang tetap dapat melanjutkan pelayaran meski mengalami kerusakan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian menuduh Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata melalui serangan pesawat nirawak (drone) di kawasan Selat Hormuz. Dalam unggahannya, Trump mengatakan kapal yang diserang tetap dapat melanjutkan pelayaran meski mengalami kerusakan. Ia juga mengklaim militer AS berhasil menembak jatuh tiga drone lainnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengenai dampak dari kejadian ini, pasar terlalu optimistis terhadap perkembangan terbaru. Masih banyak ketidakpastian yang belum terselesaikan, terutama terkait implementasi kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat. “Saya rasa pasar terlalu optimistis karena belum ada persoalan yang benar-benar selesai. Iran masih memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi dunia apabila sewaktu-waktu memutuskan menutup Selat Hormuz,” ujar Scott Nations, Presiden Nations Indexes.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Di luar konflik geopolitik, pasar juga mencermati dinamika di tubuh OPEC. Organisasi eksportir minyak tersebut berpotensi kembali kehilangan salah satu anggotanya setelah Uni Emirat Arab keluar pada Mei lalu. Laporan menyebutkan Irak meminta kenaikan kuota produksi kepada OPEC. Pemerintah Irak bahkan dikabarkan membuka kemungkinan keluar dari organisasi tersebut apabila permintaannya tidak dipenuhi. Langkah tersebut berpotensi memengaruhi keseimbangan pasokan minyak global pada masa mendatang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/bisnis/read/8024468/harga-minyak-jatuh-ke-level-terendah-sejak-perang-as-iran, without altering the facts of the original article.

Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *