6 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Harga minyak melonjak usai Trump ancam Iran lagi. Apa dampaknya pada pasar energi global dan hubungan internasional?

Harga minyak mentah Brent berjangka internasional untuk Agustus naik 1,23% menjadi US$ 81,56 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (Wti) untuk Juli melonjak 3,04% menjadi US$ 78,93 per barel.

Ancaman Terbaru dari Trump

Presiden AS Donald Trump mengancam akan kembali melakukan aksi militer terhadap Iran pada Minggu, 21 Juni 2026. Ancaman ini datang ketika Wakil Presiden AS JD Vance bertemu pejabat Iran di Swiss untuk pembicaraan pertama di bawah kesepakatan sementara tersebut. Pertemuan itu dibayangi oleh pengumuman Teheran kalau sekali lagi menutup Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak global.

Mengapa Ancaman Trump Meningkatkan Harga Minyak?

Ancaman Trump meningkatkan harga minyak karena meningkatkan kekhawatiran terhadap ketahanan perjanjian perdamaian sementara yang dicapai pekan lalu. Perjanjian tersebut menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian konflik di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon. Namun, Iran menuduh Washington gagal memastikan gencatan senjata di sana.

Dampaknya bagi Pasar Minyak

Menurut David Roche dari Quantum Strategy, pasokan minyak Timur Tengah saat ini mendekati tingkat sebelum perang jika termasuk minyak mentah yang disimpan dan berada di atas kapal tanker. Namun, ia memperingatkan, dalam sebuah laporan pada Senin, kelimpahan yang tampak tersebut mencerminkan likuidasi persediaan daripada pemulihan produksi, sehingga pasar menjadi rentan setelah persediaan tersebut habis.

Apa Artinya Ini bagi Industri Minyak?

Goldman Sachs mencatat guncangan pasokan yang berkelanjutan pada akhirnya dapat mempercepat peralihan ke kendaraan listrik, mengikis permintaan minyak mentah jangka panjang dan menambah risiko penurunan harga minyak. Sementara itu, Sekretaris Jenderal OPEC Haitham Al Ghais mengatakan kepada CNBC dalam sebuah wawancara eksklusif, organisasi tersebut tidak memperkirakan permintaan minyak akan mencapai puncaknya dalam waktu dekat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Harga minyak masih memiliki potensi untuk meningkat dalam beberapa waktu ke depan. Pasalnya, situasi politik di Timur Tengah masih belum stabil dan dapat mempengaruhi pasokan minyak global. Oleh karena itu, pelaku pasar minyak harus terus memantau perkembangan situasi politik di wilayah tersebut untuk mengantisipasi potensi perubahan harga minyak.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *