27 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Harga telur anjlok, peternak di berbagai daerah mengeluh dan terancam gagal bayar pakan dan gaji pegawai. Apa penyebabnya dan bagaimana nasib peternak ke depannya?

Aksi Protes Peternak

Puluhan peternak ayam pedaging dan petelur dari berbagai wilayah Solo Raya mengikuti aksi mandi telur tersebut. Mereka membagikan ayam hidup kepada warga dan puluhan kilogram telur rebus secara gratis kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Aksi ini menjadi perhatian pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut. Salah seorang peternak menyiram tubuhnya dengan telur mentah di atas bak mobil terbuka sebagai simbol kondisi peternak yang tengah terpuruk.

Apa yang Terjadi?

Harga ayam hidup saat ini hanya sekitar Rp13.000 per kilogram, sedangkan harga telur di kisaran Rp17.000-Rp18.000 per kilogram. Angka tersebut jauh di bawah biaya produksi yang harus ditanggung peternak. Peternak Solo Raya sudah dua bulanan ini merugi, ruginya enggak main-main sampai ratusan juta juga, bahkan yang besar saya yakin mencapai angka miliaran. Mereka menilai persoalan yang dihadapi peternak bukan hanya soal harga jual, tetapi juga kebijakan pemerintah dalam mengatur pasokan.

🔖 Baca juga:
Rupiah Rp18.000, Sektor Pariwisata Malah Berpotensi Panen Berkah

Mengapa dan Dampak

Menurut peternak, kelebihan pasokan, melemahnya konsumsi masyarakat, dan kebijakan tata kelola sektor perunggasan yang dinilai belum mampu menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar menjadi penyebab utama anjloknya harga telur dan ayam hidup. Peternak khawatir limpahan pasokan telur murah dari Blitar akan semakin menekan harga di tingkat peternak lokal. Mereka juga khawatir gagal bayar pakan dan gaji pegawai jika kondisi ini terus berlanjut.

🔖 Baca juga:
Pemkab Pasuruan Targetkan PAD Rp1,76 Triliun pada 2027 dengan Fokus Dongkrak Ekonomi dan Infrastruktur

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Peternak berharap harga ayam dan telur bisa kembali berada di atas harga pokok produksi (HPP). Saat ini HPP telur disebut sudah mencapai Rp23.000 per kilogram, sedangkan HPP ayam broiler berkisar Rp19.500-Rp20.000 per kilogram. Mereka juga meminta pemerintah mengevaluasi masuknya investor baru yang tidak memiliki latar belakang usaha perunggasan karena dikhawatirkan memicu kelebihan pasokan. Dengan demikian, peternak berharap pemerintah dapat membantu meningkatkan keseimbangan pasokan dan kebutuhan pasar, sehingga harga telur dan ayam hidup dapat stabil dan menguntungkan bagi peternak.

🔖 Baca juga:
Harga Semen di Langsa Melonjak 20-25 Persen, Warga dan Pengusaha Terdampak

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c982vpv3rjzo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *