22 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Harga telur ayam turun drastis menjadi Rp25 ribu per kg, melegakan pedagang di Banjarbaru. Bagaimana dampak penurunan harga ini pada bisnis mereka?

Harga telur ayam di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kembali turun menjadi Rp25 ribu per kilogram. Penurunan harga ini disambut baik oleh pedagang kecil, seperti Anjani, yang berjualan kuliner. “Harga telur ayam kembali turun. Tentu saya sangat senang, apalagi saya berjualan kuliner,” ujarnya.

Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga

Penurunan harga telur ayam ini terjadi secara bertahap. Menurut Zainal, karyawan sebuah toko sembako di Jalan Palam, Banjarbaru, harga telur ayam sudah beberapa kali mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. “Harganya turun bertahap, dari Rp29 ribu menjadi Rp28 ribu, lalu Rp27 ribu. Setelah sempat bertahan dua hari di Rp26 ribu per kilogram, sekarang turun lagi menjadi Rp25 ribu per kilogram,” jelasnya.

🔖 Baca juga:
Sunday Market Kupang Sukses, Perputaran Ekonomi Capai Rp6,3 Miliar

Mengapa Penurunan Harga Terjadi dan Dampaknya

Penurunan harga telur ayam ini diharapkan dapat meringankan beban modal pedagang kecil seperti Anjani. “Harga kebutuhan pokok sekarang rata-rata naik. Kalau ada yang turun seperti telur, tentu bisa meringankan beban modal saya,” katanya. Namun, penurunan harga ini belum berdampak signifikan pada permintaan pasar. Menurut Zainal, permintaan pasar masih cenderung sepi diduga karena dipengaruhi masa libur sekolah.

Penurunan harga telur ayam ini juga diharapkan dapat meningkatkan permintaan pasar setelah kegiatan belajar mengajar dimulai. “Saya berharap kondisi pasar segera kembali normal setelah kegiatan belajar mengajar dimulai, sehingga permintaan telur ayam kembali meningkat,” harap Zainal.

🔖 Baca juga:
PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal, Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tak Berubah

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan penurunan harga telur ayam menjadi Rp25 ribu per kilogram, pedagang kecil seperti Anjani berharap harga ini dapat stabil dan tidak kembali naik. “Saya berharap harga telur tidak kembali naik. Sebagai pedagang kecil, perubahan harga bahan baku sangat berpengaruh terhadap besarnya keuntungan yang diperoleh,” ujarnya. Saat ini, Anjani dan pedagang lainnya masih menunggu apakah penurunan harga ini akan berdampak pada peningkatan permintaan pasar dan keuntungan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/bisnis/1367402/harga-telur-ayam-turun-jadi-rp25-ribu-per-kg-pedagang-kuliner-banjarbaru-berharap-tidak-naik-lagi, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
KUR Bank SulutGo 2026: Pinjaman Besar Rp500 Juta dengan Tabel Angsuran Terbaru

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *