17 September 2026
Hasan Nasbi 2026: Profil Lengkap, Perjalanan Karier, Jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden, dan Kiprahnya

Hasan Nasbi 2026: Profil Lengkap, Perjalanan Karier, Jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden, dan Kiprahnya

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Hasan Nasbi 2026: Profil Lengkap, Perjalanan Karier, Jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden, dan Kiprahnya

Hasan Nasbi 2026 menjadi salah satu nama yang kembali menarik perhatian publik setelah dipercaya menduduki posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Presiden Prabowo Subianto melantik Hasan Nasbi di Istana Negara, Jakarta, pada 27 April 2026. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 53/P Tahun 2026.

Sebelum mendapatkan jabatan tersebut, Hasan Nasbi telah memiliki pengalaman panjang di bidang jurnalistik, penelitian, survei, konsultasi politik, komunikasi politik, hingga pemerintahan. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Kembalinya Hasan Nasbi ke lingkungan pemerintahan membuat profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga kiprahnya kembali menjadi perhatian. Berikut profil lengkap Hasan Nasbi dan perjalanan kariernya hingga 2026.

Profil Hasan Nasbi

Hasan Nasbi dikenal sebagai konsultan politik dan komunikator asal Indonesia. Ia lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Hasan menempuh pendidikan di Sumatera Barat sebelum melanjutkan studi di Universitas Indonesia.

Menurut RRI, Hasan Nasbi menyelesaikan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Politik pada 2004.

Latar belakang ilmu politik tersebut kemudian menjadi salah satu dasar perjalanan profesional Hasan dalam dunia penelitian, survei, konsultasi politik, dan komunikasi.

Namanya semakin dikenal setelah mendirikan Cyrus Network, lembaga yang bergerak dalam bidang riset dan konsultasi politik.

Pendidikan Hasan Nasbi

Pendidikan Hasan Nasbi berkaitan erat dengan perjalanan kariernya. Ia menempuh pendidikan menengah di SMAN 2 Bukittinggi sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Hasan menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2004 dengan bidang ilmu politik. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia mulai membangun pengalaman profesional melalui dunia jurnalistik dan penelitian.

Bekal pendidikan ilmu politik tersebut kemudian mendukung kiprahnya dalam memahami dinamika politik dan komunikasi publik di Indonesia.

Awal Karier Hasan Nasbi

Sebelum dikenal sebagai konsultan politik, Hasan Nasbi sempat terjun ke dunia jurnalistik. RRI mencatat bahwa Hasan pernah menjadi jurnalis Harian Kompas pada periode 2005 hingga 2006.

Setelah sekitar satu tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, Hasan melanjutkan karier sebagai peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia hingga 2008.

Pengalaman sebagai wartawan dan peneliti menjadi bagian penting dalam pembentukan kariernya di bidang komunikasi dan politik.

Hasan Nasbi dan Cyrus Network

Salah satu bagian penting dalam profil Hasan Nasbi adalah keterlibatannya dalam pendirian Cyrus Network.

Lembaga tersebut bergerak dalam bidang riset dan konsultasi politik. Aktivitas Cyrus Network membuat Hasan semakin dikenal sebagai salah satu konsultan politik di Indonesia.

Dunia survei dan riset politik kemudian menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebelum Hasan masuk ke lingkungan pemerintahan.

Pengalaman tersebut juga memberikan Hasan latar belakang dalam membaca dinamika opini publik, komunikasi politik, dan perilaku pemilih.

Kiprah Hasan Nasbi di Dunia Politik

Hasan Nasbi juga pernah terlibat dalam sejumlah kegiatan politik. Salah satunya adalah keterlibatannya sebagai konsultan politik dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Menurut laporan Jurnas, Hasan pernah menjadi konsultan politik untuk pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama atau Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Hasan di dunia konsultasi politik sebelum kemudian terlibat dalam politik nasional.

Hasan Nasbi pada Pilpres 2024

Nama Hasan Nasbi semakin dikenal publik menjelang Pemilihan Presiden 2024. Ia menjadi salah satu figur yang terlibat dalam komunikasi politik pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pengalamannya sebagai konsultan dan peneliti politik kemudian menjadi modal dalam menjalankan aktivitas komunikasi politik selama proses Pemilu 2024.

Setelah Prabowo dan Gibran memenangkan Pilpres 2024 dan pemerintahan baru terbentuk, Hasan mendapatkan kepercayaan untuk masuk ke lingkungan pemerintahan.

Menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

Pada 19 Agustus 2024, Hasan Nasbi dilantik sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat yang memiliki tanggung jawab dalam komunikasi kepresidenan.

Hasan menjalankan tugas tersebut hingga 2025. Setelah itu, struktur kelembagaan komunikasi pemerintah mengalami perubahan.

Pada September 2025, Angga Raka Prabowo dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan Hasan. Lembaga komunikasi tersebut merupakan transformasi dari struktur Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Hasan Nasbi Setelah Tidak Lagi Menjabat Kepala PCO

Setelah tidak lagi menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi kemudian tercatat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) sebelum kembali mendapatkan jabatan pemerintahan pada 2026. ANTARA dan sejumlah media melaporkan posisi tersebut sebagai bagian dari perjalanan karier Hasan sebelum kembali ke Istana.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kiprah Hasan tidak hanya berada di bidang politik dan komunikasi pemerintahan, tetapi juga mencakup peran di lingkungan perusahaan negara.

Hasan Nasbi Menjadi Penasihat Khusus Presiden 2026

Perubahan penting dalam perjalanan karier Hasan Nasbi terjadi pada 27 April 2026.

Pada tanggal tersebut, Presiden Prabowo Subianto melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara, Jakarta.

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Pelantikan ini sekaligus menandai kembalinya Hasan ke lingkungan pemerintahan setelah sebelumnya meninggalkan posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Tugas Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden

Dalam jabatan barunya, Hasan Nasbi menjelaskan bahwa dirinya akan berperan sebagai penasihat strategis bagi Presiden dalam bidang komunikasi.

Sekretariat Negara melaporkan bahwa Hasan akan membantu memperkuat arah komunikasi dan substansi pesan pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Hasan juga menyampaikan bahwa komunikasi pemerintah perlu dibuat lebih mudah dipahami masyarakat. Ia menyebut perannya dapat mencakup bantuan dalam strategi dan substansi komunikasi pemerintah.

Dengan demikian, posisi Hasan Nasbi pada 2026 lebih berkaitan dengan fungsi penasihat strategis di bidang komunikasi.

Rencana Hasan Nasbi dalam Jabatan Barunya

Setelah dilantik, Hasan Nasbi menyampaikan rencana untuk bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menurut ANTARA, Hasan menyebut kerja sama lintas lembaga tersebut diperlukan untuk memperkuat komunikasi pemerintah, terutama dalam menyosialisasikan kebijakan dan program strategis kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu hal yang akan diperhatikan adalah penyampaian informasi mengenai pemerintah sekaligus membantu meluruskan informasi yang keliru mengenai kebijakan atau kinerja pemerintah.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menjadi juru bicara Presiden, Hasan menyatakan bahwa dirinya menunggu arahan dari Presiden.

Kiprah Hasan Nasbi di Bidang Komunikasi

Kiprah Hasan Nasbi di bidang komunikasi memiliki perjalanan yang cukup panjang. Pengalamannya dimulai dari jurnalistik, kemudian berlanjut ke penelitian, survei, konsultasi politik, komunikasi kampanye, hingga komunikasi pemerintahan.

Pengalaman tersebut membuat Hasan memiliki latar belakang yang berkaitan dengan penyampaian informasi kepada masyarakat dan analisis komunikasi politik.

Pada 2026, pengalaman tersebut kembali digunakan dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Fakta Menarik Hasan Nasbi

Ada sejumlah fakta menarik mengenai Hasan Nasbi yang dapat menjadi bagian dari profilnya.

Pertama, Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979.

Kedua, ia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Ketiga, Hasan memiliki pengalaman sebagai jurnalis sebelum terjun lebih jauh ke bidang penelitian dan konsultasi politik.

Keempat, ia pernah menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia.

Kelima, Hasan merupakan pendiri Cyrus Network.

Keenam, ia pernah terlibat sebagai konsultan politik dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Ketujuh, Hasan pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Kedelapan, pada 2026 ia kembali masuk ke pemerintahan setelah dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Perjalanan Karier Hasan Nasbi hingga 2026

Jika dirangkum, perjalanan Hasan Nasbi mencakup beberapa bidang yang saling berkaitan.

Ia memulai karier sebagai jurnalis, kemudian menjadi peneliti. Setelah itu, Hasan masuk ke dunia konsultasi dan riset politik melalui Cyrus Network.

Pengalaman politiknya berkembang melalui keterlibatan dalam sejumlah kontestasi politik, termasuk Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2024.

Kariernya kemudian berlanjut ke pemerintahan ketika dipercaya menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pada 2024. Setelah perubahan struktur komunikasi pemerintah pada 2025, Hasan sempat menjalankan peran sebagai Komisaris Pertamina.

Pada 27 April 2026, Hasan kembali ke lingkungan pemerintahan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Kesimpulan

Hasan Nasbi 2026 merupakan figur yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik, penelitian, konsultasi politik, survei, komunikasi politik, dan pemerintahan.

Lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979, Hasan menempuh pendidikan ilmu politik di Universitas Indonesia. Ia kemudian membangun karier melalui dunia jurnalistik dan penelitian sebelum dikenal sebagai konsultan politik serta pendiri Cyrus Network.

Perjalanan kariernya kemudian membawanya ke pemerintahan. Hasan pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan dan kemudian kembali dipercaya pada 2026 sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Dalam jabatan terbaru tersebut, Hasan menyampaikan bahwa dirinya akan membantu memperkuat strategi komunikasi pemerintah, termasuk bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dengan pengalaman panjang di bidang politik dan komunikasi, profil Hasan Nasbi pada 2026 menjadi salah satu topik yang menarik untuk diketahui, khususnya terkait perannya dalam komunikasi pemerintahan dan perjalanan profesionalnya hingga kembali ke lingkungan Istana.

Hasan Nasbi 2026 menjadi salah satu nama yang kembali menarik perhatian publik setelah dipercaya menduduki posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Presiden Prabowo Subianto melantik Hasan Nasbi di Istana Negara, Jakarta, pada 27 April 2026. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 53/P Tahun 2026.

Sebelum mendapatkan jabatan tersebut, Hasan Nasbi telah memiliki pengalaman panjang di bidang jurnalistik, penelitian, survei, konsultasi politik, komunikasi politik, hingga pemerintahan. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Kembalinya Hasan Nasbi ke lingkungan pemerintahan membuat profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga kiprahnya kembali menjadi perhatian. Berikut profil lengkap Hasan Nasbi dan perjalanan kariernya hingga 2026.

Profil Hasan Nasbi

Hasan Nasbi dikenal sebagai konsultan politik dan komunikator asal Indonesia. Ia lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Hasan menempuh pendidikan di Sumatera Barat sebelum melanjutkan studi di Universitas Indonesia.

Menurut RRI, Hasan Nasbi menyelesaikan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Politik pada 2004.

Latar belakang ilmu politik tersebut kemudian menjadi salah satu dasar perjalanan profesional Hasan dalam dunia penelitian, survei, konsultasi politik, dan komunikasi.

Namanya semakin dikenal setelah mendirikan Cyrus Network, lembaga yang bergerak dalam bidang riset dan konsultasi politik.

Pendidikan Hasan Nasbi

Pendidikan Hasan Nasbi berkaitan erat dengan perjalanan kariernya. Ia menempuh pendidikan menengah di SMAN 2 Bukittinggi sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Hasan menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2004 dengan bidang ilmu politik. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia mulai membangun pengalaman profesional melalui dunia jurnalistik dan penelitian.

Bekal pendidikan ilmu politik tersebut kemudian mendukung kiprahnya dalam memahami dinamika politik dan komunikasi publik di Indonesia.

Awal Karier Hasan Nasbi

Sebelum dikenal sebagai konsultan politik, Hasan Nasbi sempat terjun ke dunia jurnalistik. RRI mencatat bahwa Hasan pernah menjadi jurnalis Harian Kompas pada periode 2005 hingga 2006.

Setelah sekitar satu tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, Hasan melanjutkan karier sebagai peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia hingga 2008.

Pengalaman sebagai wartawan dan peneliti menjadi bagian penting dalam pembentukan kariernya di bidang komunikasi dan politik.

Hasan Nasbi dan Cyrus Network

Salah satu bagian penting dalam profil Hasan Nasbi adalah keterlibatannya dalam pendirian Cyrus Network.

Lembaga tersebut bergerak dalam bidang riset dan konsultasi politik. Aktivitas Cyrus Network membuat Hasan semakin dikenal sebagai salah satu konsultan politik di Indonesia.

Dunia survei dan riset politik kemudian menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebelum Hasan masuk ke lingkungan pemerintahan.

Pengalaman tersebut juga memberikan Hasan latar belakang dalam membaca dinamika opini publik, komunikasi politik, dan perilaku pemilih.

Kiprah Hasan Nasbi di Dunia Politik

Hasan Nasbi juga pernah terlibat dalam sejumlah kegiatan politik. Salah satunya adalah keterlibatannya sebagai konsultan politik dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Menurut laporan Jurnas, Hasan pernah menjadi konsultan politik untuk pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama atau Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Hasan di dunia konsultasi politik sebelum kemudian terlibat dalam politik nasional.

Hasan Nasbi pada Pilpres 2024

Nama Hasan Nasbi semakin dikenal publik menjelang Pemilihan Presiden 2024. Ia menjadi salah satu figur yang terlibat dalam komunikasi politik pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pengalamannya sebagai konsultan dan peneliti politik kemudian menjadi modal dalam menjalankan aktivitas komunikasi politik selama proses Pemilu 2024.

Setelah Prabowo dan Gibran memenangkan Pilpres 2024 dan pemerintahan baru terbentuk, Hasan mendapatkan kepercayaan untuk masuk ke lingkungan pemerintahan.

Menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

Pada 19 Agustus 2024, Hasan Nasbi dilantik sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat yang memiliki tanggung jawab dalam komunikasi kepresidenan.

Hasan menjalankan tugas tersebut hingga 2025. Setelah itu, struktur kelembagaan komunikasi pemerintah mengalami perubahan.

Pada September 2025, Angga Raka Prabowo dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan Hasan. Lembaga komunikasi tersebut merupakan transformasi dari struktur Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Hasan Nasbi Setelah Tidak Lagi Menjabat Kepala PCO

Setelah tidak lagi menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi kemudian tercatat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) sebelum kembali mendapatkan jabatan pemerintahan pada 2026. ANTARA dan sejumlah media melaporkan posisi tersebut sebagai bagian dari perjalanan karier Hasan sebelum kembali ke Istana.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kiprah Hasan tidak hanya berada di bidang politik dan komunikasi pemerintahan, tetapi juga mencakup peran di lingkungan perusahaan negara.

Hasan Nasbi Menjadi Penasihat Khusus Presiden 2026

Perubahan penting dalam perjalanan karier Hasan Nasbi terjadi pada 27 April 2026.

Pada tanggal tersebut, Presiden Prabowo Subianto melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara, Jakarta.

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Pelantikan ini sekaligus menandai kembalinya Hasan ke lingkungan pemerintahan setelah sebelumnya meninggalkan posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Tugas Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden

Dalam jabatan barunya, Hasan Nasbi menjelaskan bahwa dirinya akan berperan sebagai penasihat strategis bagi Presiden dalam bidang komunikasi.

Sekretariat Negara melaporkan bahwa Hasan akan membantu memperkuat arah komunikasi dan substansi pesan pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Hasan juga menyampaikan bahwa komunikasi pemerintah perlu dibuat lebih mudah dipahami masyarakat. Ia menyebut perannya dapat mencakup bantuan dalam strategi dan substansi komunikasi pemerintah.

Dengan demikian, posisi Hasan Nasbi pada 2026 lebih berkaitan dengan fungsi penasihat strategis di bidang komunikasi.

Rencana Hasan Nasbi dalam Jabatan Barunya

Setelah dilantik, Hasan Nasbi menyampaikan rencana untuk bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menurut ANTARA, Hasan menyebut kerja sama lintas lembaga tersebut diperlukan untuk memperkuat komunikasi pemerintah, terutama dalam menyosialisasikan kebijakan dan program strategis kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu hal yang akan diperhatikan adalah penyampaian informasi mengenai pemerintah sekaligus membantu meluruskan informasi yang keliru mengenai kebijakan atau kinerja pemerintah.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menjadi juru bicara Presiden, Hasan menyatakan bahwa dirinya menunggu arahan dari Presiden.

Kiprah Hasan Nasbi di Bidang Komunikasi

Kiprah Hasan Nasbi di bidang komunikasi memiliki perjalanan yang cukup panjang. Pengalamannya dimulai dari jurnalistik, kemudian berlanjut ke penelitian, survei, konsultasi politik, komunikasi kampanye, hingga komunikasi pemerintahan.

Pengalaman tersebut membuat Hasan memiliki latar belakang yang berkaitan dengan penyampaian informasi kepada masyarakat dan analisis komunikasi politik.

Pada 2026, pengalaman tersebut kembali digunakan dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Fakta Menarik Hasan Nasbi

Ada sejumlah fakta menarik mengenai Hasan Nasbi yang dapat menjadi bagian dari profilnya.

Pertama, Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979.

Kedua, ia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Ketiga, Hasan memiliki pengalaman sebagai jurnalis sebelum terjun lebih jauh ke bidang penelitian dan konsultasi politik.

Keempat, ia pernah menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia.

Kelima, Hasan merupakan pendiri Cyrus Network.

Keenam, ia pernah terlibat sebagai konsultan politik dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Ketujuh, Hasan pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Kedelapan, pada 2026 ia kembali masuk ke pemerintahan setelah dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Perjalanan Karier Hasan Nasbi hingga 2026

Jika dirangkum, perjalanan Hasan Nasbi mencakup beberapa bidang yang saling berkaitan.

Ia memulai karier sebagai jurnalis, kemudian menjadi peneliti. Setelah itu, Hasan masuk ke dunia konsultasi dan riset politik melalui Cyrus Network.

Pengalaman politiknya berkembang melalui keterlibatan dalam sejumlah kontestasi politik, termasuk Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2024.

Kariernya kemudian berlanjut ke pemerintahan ketika dipercaya menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pada 2024. Setelah perubahan struktur komunikasi pemerintah pada 2025, Hasan sempat menjalankan peran sebagai Komisaris Pertamina.

Pada 27 April 2026, Hasan kembali ke lingkungan pemerintahan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Kesimpulan

Hasan Nasbi 2026 merupakan figur yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik, penelitian, konsultasi politik, survei, komunikasi politik, dan pemerintahan.

Lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979, Hasan menempuh pendidikan ilmu politik di Universitas Indonesia. Ia kemudian membangun karier melalui dunia jurnalistik dan penelitian sebelum dikenal sebagai konsultan politik serta pendiri Cyrus Network.

Perjalanan kariernya kemudian membawanya ke pemerintahan. Hasan pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan dan kemudian kembali dipercaya pada 2026 sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Dalam jabatan terbaru tersebut, Hasan menyampaikan bahwa dirinya akan membantu memperkuat strategi komunikasi pemerintah, termasuk bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dengan pengalaman panjang di bidang politik dan komunikasi, profil Hasan Nasbi pada 2026 menjadi salah satu topik yang menarik untuk diketahui, khususnya terkait perannya dalam komunikasi pemerintahan dan perjalanan profesionalnya hingga kembali ke lingkungan Istana.

penulis :Nofa oktaviya

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *