Hebohnya kasus pajak mobil listrik BMW yang murah tapi nunggak membuat masyarakat geram. Mobil listrik BMW i5 M60 XDrive AT lansiran 2024 dengan nilai jual Rp 2,5 miliar ternyata menunggak pajak dan hanya membayar Rp 143 ribu. Kasus ini menjadi sorotan setelah mobil tersebut menabrak pengendara motor di Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Mobil Listrik BMW yang Menunggak Pajak
Mobil listrik BMW i5 M60 XDrive AT lansiran 2024 memiliki nilai jual Rp 2.571.000.000 (Rp 2,5 miliar) dengan status masa pajak habis pada 23 Maret 2026. Lantaran mobil listrik, praktis pajaknya nol rupiah. Jadi hanya perlu membayar SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebesar Rp 143 ribu. Namun, mobil ini menunggak dan ada kolom denda Rp 35 ribu.
Kronologi Kejadian
Mobil listrik BMW tersebut menabrak pengendara motor di Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Setelah menabrak motor, mobil tersebut sempat dikejar-kejar warga sebelum akhirnya dirusak massa. Polisi kemudian sempat mengamankan pengendara mobil setelah terlibat kecelakaan itu. “Mobil sempat dikejar massa, namun berhasil diamankan petugas,” kata Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang.
Mengapa dan Dampak
Mengapa mobil listrik BMW tersebut menunggak pajak? Apakah pengemudi tidak mengetahui kewajiban pajaknya? Kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang tidak peduli dengan kewajiban pajaknya. Dampaknya, masyarakat menjadi geram dan merusak mobil tersebut. “Tadi pagi masih diamankan dan dimintai keterangan,” kata Kompol Reza Hafiz Gumilang. Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi antara sopir BMW dan pihak driver ojek online (ojol) yang ditabraknya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kejadian ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam hal kesadaran masyarakat akan kewajiban pajaknya. Pajak adalah salah satu sumber pendapatan negara yang penting. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih peduli dengan kewajiban pajaknya. Dengan demikian, negara dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/mobil-listrik/d-8545187/pajak-mobil-listrik-bmw-yang-diamuk-massa-murah-tapi-nunggak, without altering the facts of the original article.