1 Juni 2026

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 06 April 2026 | Jakarta, 6 April 2026 – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono kembali menjadi sorotan publik setelah beberapa pernyataan penting yang mencakup bidang pertahanan, lingkungan, dan kepemimpinan generasi muda. Dalam tiga kesempatan berbeda, Hendropriyono menilai kemampuan perwira muda Teddy Indra Wijaya, mengingatkan krisis air tawar di Indonesia, serta menanggapi tragedi gugurnya prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Pujian Terhadap Teddy Indra Wijaya: Kombinasi Langka Kecerdasan dan Integritas

Pada pertemuan Idulfitri yang berlangsung di Jakarta, Hendropriyono memuji Teddy Indra Wijaya, sekretaris kabinet yang kini dipandang sebagai figur kepemimpinan masa depan. “Teddy memiliki kombinasi langka antara kecerdasan intelektual dan integritas moral yang kuat,” ujar Hendropriyono dalam sebuah wawancara. Ia menekankan bahwa sikap santun, penghormatan kepada senior, dan kerendahan hati menjadi nilai dasar yang membedakan Teddy dari rekan-rekannya. “Karakter seperti ini penting dalam membentuk kepemimpinan yang matang, karena kecerdasan saja tidak cukup tanpa sikap rendah hati,” tambahnya.

🔖 Baca juga:
Skandal Potong BLT Kesra Rp900.000 di Medan: DPRD Tuntut Pemecatan Kepling dan Warga Minta Keadilan

Penilaian tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan militer dan pemerintahan, yang melihat profil Teddy sebagai contoh bagi perwira muda lainnya. Hendropriyono menambahkan bahwa Teddy lebih banyak menggali informasi melalui pertanyaan reflektif, bukan sekadar mengandalkan otoritas, sehingga menciptakan budaya dialog yang konstruktif dalam birokrasi.

Krisis Air Tawar: Peringatan Dari Wamen Lingkungan Hidup

Tak lama setelah memuji Teddy, Hendropriyono muncul kembali di depan media sebagai Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono. Dalam acara di Cisarua, Bogor, ia menekankan bahwa hanya sekitar 0,9 % dari total air di bumi yang dapat dikategorikan sebagai air tawar yang dapat dimanfaatkan manusia. “Air yang bisa kita gunakan sangat terbatas, sehingga setiap pencemaran menjadi ancaman serius bagi kesehatan publik,” jelasnya.

Diaz menyoroti kebiasaan membuang sampah ke sungai dan danau sebagai faktor utama menurunnya kualitas air. Ia juga mengusulkan solusi praktis berupa lubang biopori, yang dapat dipasang dengan pipa paralon sederhana, sebagai alternatif sumur resapan yang lebih sulit dibangun di rumah tangga. “Biopori dapat membantu mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan daya serap tanah,” katanya, menambahkan bahwa sekitar 50 unit biopori telah didistribusikan ke sepuluh desa di Cisarua.

🔖 Baca juga:
Harga Toyota Fortuner Diesel 2006-2008 Bekas Turun Drastis, Ini Daftar Lengkapnya!

Selain itu, Diaz menekankan pentingnya penanaman pohon. Satu pohon dapat menghasilkan sekitar 400 liter oksigen per hari, sekaligus berperan sebagai penahan aliran air dan mitigasi perubahan iklim. Ia menyerukan peningkatan ruang terbuka hijau (RTH) di daerah perkotaan yang masih rendah.

Tragedi Gugurnya Prajurit TNI di UNIFIL: Implikasi Keamanan dan Hukum Internasional

Pada 29–30 Maret 2026, tiga prajurit TNI – Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Prajurit Kepala Fahrizal Rhomadhon – tewas dalam serangan bersenjata di wilayah selatan Lebanon saat menjalankan misi UNIFIL. Kejadian ini menandai perubahan signifikan karena zona yang sebelumnya dianggap aman kini menjadi “grey zone” yang berpotensi menjadi “hot zone”.

Hendropriyono, yang juga menulis opini terkait peristiwa ini, menekankan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian melanggar Piagam PBB, Mandat Dewan Keamanan, serta Konvensi Jenewa 1949. Ia mengingatkan bahwa pelaku, baik individu maupun negara, dapat dimintai pertanggungjawaban di Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Selain itu, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak dapat disalahkan atas kurangnya kesiapan pasukan, melainkan fokus pada penegakan hukum internasional terhadap pihak yang bertanggung jawab.

🔖 Baca juga:
Son Suk Ku dan Kim Tae Ri Bikin Geger: Trailer Festival Film 2026 Jadi Viral di X

Menurut Hendropriyono, insiden ini menguji kredibilitas PBB dalam menjaga keamanan pasukan perdamaian, sekaligus menuntut koordinasi lebih kuat antara negara pengirim, PBB, dan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik regional.

Kesimpulan

Melalui tiga sorotan utama – pujian atas kepemimpinan generasi muda, peringatan krisis air tawar, dan analisis tragedi UNIFIL – Hendropriyono menunjukkan peranannya yang multidimensi dalam arena politik, militer, dan lingkungan Indonesia. Pandangannya menekankan pentingnya integritas, kebijakan berbasis ilmu, serta penegakan hukum internasional demi keamanan dan kesejahteraan bangsa.

Views: 5

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *