22 Agustus 2026
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Yogyakarta, Puluhan Pohon Tumbang dan Ratusan Rumah Rusak

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Yogyakarta, Puluhan Pohon Tumbang dan Ratusan Rumah Rusak

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Berita Hari Ini – 14 April 2026 | Pada sore hari tanggal 13 April 2026, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang oleh cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras serta angin kencang. Fenomena meteorologis ini menimbulkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, rumah tinggal, serta menumbangkan ribuan pohon di sejumlah kecamatan.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta segera dikerahkan ke lokasi terdampak. Menurut Kepala BPBD setempat, Ricky Wijaya, intensitas angin mencapai kecepatan yang setara dengan puting beliung, meski tidak terdeteksi sebagai tornados terpisah. Angin kencang tersebut menghantam beberapa desa di wilayah Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta, menyebabkan atap rumah roboh, dinding bata retak, serta menumbangkan struktur bangunan ringan.

🔖 Baca juga:
Setoran Pajak Maret Menembus Rp394,8 Triliun, Tantangan Target 13% Prabowo Makin Berat

Kerusakan rumah paling parah dilaporkan di Desa Cangkring, Kecamatan Pakem, Sleman, di mana sebanyak 45 rumah mengalami kerusakan total atau sebagian. Di Desa Bangunharjo, Bantul, tercatat 38 rumah rusak, termasuk tiga rumah yang hancur total dan harus digusur sementara. Di pusat kota Yogyakarta, hujan deras memicu banjir lokal, menggenangi jalan utama dan mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas pasar tradisional.

Angin kencang juga menumbangkan lebih dari 1.200 pohon di area perkotaan dan pinggiran, mengakibatkan blokade jalan dan kerusakan pada jaringan listrik. Di Jalan Magelang, tiga tiang listrik terjatuh bersamaan dengan beberapa pohon, memutus pasokan listrik bagi lebih dari 2.000 rumah selama beberapa jam. Tim listrik PLN bekerja sama dengan BPBP (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk memulihkan aliran listrik secara bertahap.

Selain kerusakan struktural, sektor pertanian juga terdampak. Kebun sayur di wilayah Kulon Progo mengalami kerusakan pada 15 hektar lahan, dimana sebagian besar tanaman sayuran ternoda oleh angin kencang. Petani setempat mengadu kehilangan hasil panen yang dapat memengaruhi pasokan sayuran di pasar tradisional Yogyakarta selama minggu berikutnya.

🔖 Baca juga:
E20 Siap Mengubah Lansekap Energi Indonesia: Bensin Campur Etanol 20% Mulai 2028

Tim relawan dan aparat kepolisian melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak di rumah yang roboh. Sebanyak 112 orang dipindahkan ke balai pengungsian di Bantul dan Sleman. Selama proses evakuasi, tidak ada laporan korban jiwa, namun terdapat 7 orang mengalami luka ringan akibat serpihan kaca dan puing bangunan. Mereka telah mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk ke rumah sakit setempat.

BPBD Yogyakarta menyiapkan bantuan logistik berupa makanan, selimut, dan peralatan kebersihan bagi para pengungsi. Distribusi bantuan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, sambil terus melakukan pendataan kerusakan secara detail. Tim verifikasi mencatat bahwa selain rumah, fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan balai desa mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Berbagai pihak, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memberikan peringatan cuaca ekstrem berkelanjutan hingga akhir pekan. BMKG menegaskan bahwa curah hujan masih diperkirakan tinggi, sehingga risiko banjir dan tanah longsor tetap mengancam, terutama di daerah rawan seperti Sleman dan Kulon Progo.

🔖 Baca juga:
Update Arsenal vs Real Betis Hari Ini: Hasil Akhir dan Jalannya Pertandingan

Warga diminta untuk tetap waspada, menghindari area yang rawan longsor, dan mengikuti arahan petugas. Pemerintah Daerah Yogyakarta berjanji akan mempercepat proses perbaikan infrastruktur, memperkuat jaringan listrik, serta melakukan penanaman kembali pohon di zona yang terdampak.

Dengan upaya bersama antara pemerintah, lembaga penanggulangan bencana, dan masyarakat, diharapkan pemulihan dapat berjalan cepat dan meminimalisir dampak jangka panjang dari cuaca ekstrem ini.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *