Sebanyak 200 pengemudi ojek online (Ojol) Grab di Surabaya melibatkan diri dalam pelatihan keselamatan berkendara yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Korlantas Polri, dan Grab Indonesia. Pelatihan ini bertajuk “Safer Roads, Stronger Communities – Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat” dan diikuti secara serentak di lima kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Medan, Yogyakarta, dan Makassar.
**Momen Penentu di Menit Akhir**
Pelatihan keselamatan berkendara ini membekali para pengemudi ojol dengan beragam wawasan teknis berkendara yang aman, mulai dari konsep defensive riding, pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum jalan, kelengkapan surat kendaraan, hingga etika saling menghormati antarsesama pengguna jalan. Tidak hanya sekadar menerima teori di dalam ruangan, ratusan penarik ojol tersebut juga langsung mempraktikkan teknik pengendalian sepeda motor yang tepat di area uji coba.
**Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda**
Salah satu teknik penting yang ditegaskan oleh instruktur Korlantas adalah teknik pengereman yang benar dan responsif saat menghadapi situasi darurat di jalanan. “Mengerem harus menggunakan empat jari penuh untuk menekan tuas rem,” tegas instruktur Korlantas saat memperagakan posisi jemari tangan di atas setang motor. Para peserta tampak sangat bersemangat mengikuti setiap instruksi. Gelora semangat pengemudi ojol Surabaya bahkan makin bergemuruh saat menggemakan yel-yel khas mereka.
**Apa Artinya Ini ke Depan?**
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, Bambang Hermanto, mengapresiasi tinggi sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan penyedia layanan transportasi online ini. Turut hadir di lokasi acara, Kepala Terminal Purabaya Verie Sugiharto beserta manajemen Grab Surabaya. “Ini merupakan langkah kolaboratif nyata dalam memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas melalui edukasi kepada mitra pengemudi transportasi berbasis aplikasi,” ujar Bambang Hermanto.
**Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh**
Bambang Hermanto berharap melalui pelatihan berkala ini, tingkat kecelakaan di jalan raya dapat ditekan serta mampu mewujudkan ekosistem transportasi jalan yang semakin aman, selamat, tertib, dan berkelanjutan. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa pelatihan keselamatan berkendara ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan pengemudi ojol untuk menghadapi berbagai situasi di jalan raya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/surabaya/554372/teknik-rem-harus-pakai-4-jari-200-pengendara-ojol-di-surabaya-ikuti-pelatihan-keselamatan-kemenhub, without altering the facts of the original article.