Pasar saham Indonesia, yang tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dibuka melemah 10 poin atau 0,18 persen di level 5.873 pada pembukaan perdagangan Kamis, 25 Juni 2026. Melemahnya IHSG ini sejalan dengan pergerakan Wall Street dan bursa Asia yang bergerak bervariasi. Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana, memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan penurunan pada perdagangan hari ini.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG
Bursa Asia bergerak bervariasi pada perdagangan Rabu kemarin. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,88 persen, dan Topix melemah 0,67 persen. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melesat 3,26 persen dan Kosdaq meningkat 2 persen. Di Hong Kong, Hang Seng naik 0,33 persen, sedangkan di Taiwan, Taiex turun 2,24 persen. Selain itu, CSI 300 China menguat 0,48 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,24 persen.
Reaksi Investor terhadap Berita Ekonomi
Ringkasan rapat kebijakan Bank of Japan (BoJ) yang dirilis Rabu kemarin menunjukkan beberapa anggota dewan mengusulkan kenaikan suku bunga lebih lanjut setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuannya ke level 1 persen pada bulan ini, tertinggi dalam 31 tahun. Hal ini dapat mempengaruhi sentimen investor dan pergerakan pasar saham.
Apa Artinya Ini bagi Investor?
Support IHSG berada di level 5.845-5.750, sementara resist IHSG di rentang 6.010-6.070. Penurunan harga minyak juga menyeret saham-saham energi, seperti Exxon Mobil, Chevron, ConocoPhillips, dan SLB, yang masing-masing turun lebih dari 2 persen. Energy Select Sector SPDR ETF (XLE) juga melemah lebih dari 1 persen. Investor perlu memantau pergerakan pasar saham dan berita ekonomi untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
IHSG masih memiliki potensi untuk melanjutkan penurunan, namun juga ada kemungkinan untuk rebound. Investor perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar saham, seperti berita ekonomi, pergerakan bursa Asia, dan sentimen investor. Dengan memantau perkembangan ini, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan mengoptimalkan potensi keuntungan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.viva.co.id/bisnis/1908595-ihsg-dibuka-lanjut-melemah-serupa-wall-street-bursa-asia-bergerak-rebound-bervariasi, without altering the facts of the original article.