1 Juni 2026
Ikan Mujair Hampir Punah di Ciliwung, Sapu‑Sapu Menguasai Pancingan Warga!

Ikan Mujair Hampir Punah di Ciliwung, Sapu‑Sapu Menguasai Pancingan Warga!

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 03 April 2026 | Jakarta – Sungai Ciliwung yang selama ini menjadi surga memancing bagi warga Jakarta Selatan kini menghadapi perubahan drastis dalam populasi ikan. Warga yang biasa memancing di Rawajati melaporkan bahwa ikan-ikan tradisional seperti mujair, nila, gabus, dan tawes semakin langka, sementara ikan sapu‑sapu (lele) mendominasi perairan sejak awal 1990‑an.

Menurut Olan (60), penduduk Rajawati, “Dulu sebelum tahun 1992, memancing di kali hampir selalu menghasilkan tangkapan. Sekarang, bahkan dengan memancing selama tiga jam penuh dari pukul 13.00 hingga 16.00, atau menggunakan jaring, hasilnya nihil.” Ia menambahkan bahwa upaya menangkap mujair atau nila kini terasa mustahil, bahkan ikan-ikan kecil sekalipun sulit ditemukan.

🔖 Baca juga:
TNI Kirim Surat ke LPSK, Minta Pemeriksaan Andrie Yunus—Amnesty Tegaskan Hak Tolak Peradilan Militer

Kondisi di Titik Pancing Lain

Fenomena serupa juga terlihat di titik pancing Cililitan. Sejumlah pemancing menghabiskan waktu berjam‑jam namun hanya berhasil menangkap satu ekor lele. Mereka menyebut bahwa kadang‑kadang ikan sapu‑sapu “menyambar” umpan, mengakibatkan umpan yang dipersiapkan khusus untuk ikan lain tidak efektif.

Meski hasil tangkapan menurun, Ciliwung tetap menjadi tempat favorit bagi warga untuk bersosialisasi, melepas penat, dan melanjutkan tradisi memancing yang telah turun‑turunan. “Kami tetap datang, meski hanya untuk duduk dan menikmati suasana,” ujar seorang pemancing yang tidak disebutkan namanya.

Penyebab Penurunan Populasi Ikan Tradisional

  • Pencemaran air: Peningkatan limbah industri dan rumah tangga mengurangi kualitas habitat ikan-ikan sensitif.
  • Perubahan ekosistem: Penambahan ikan sapu‑sapu yang tahan terhadap kondisi pencemaran memberi keunggulan kompetitif.
  • Penangkapan berlebih: Praktik memancing tanpa regulasi pada masa lalu mengurangi stok ikan asli.
  • Penggunaan pupuk dan pestisida: Run‑off pertanian meningkatkan kadar nutrisi berlebih, memicu pertumbuhan alga berbahaya bagi ikan.

Dominasi Ikan Sapu‑Sapu

Ikan sapu‑sapu, yang dikenal memiliki toleransi tinggi terhadap kadar oksigen rendah dan air keruh, mulai mengisi ruang kosong yang ditinggalkan oleh spesies lain. Karakteristik ini menjadikannya “pemenang” alami dalam ekosistem yang terganggu. Selain itu, ikan ini memiliki siklus reproduksi yang cepat, memungkinkan populasi berkembang pesat dalam waktu singkat.

🔖 Baca juga:
Krisis Energi Memicu Lonjakan Minat EV di Asia‑Pasifik: Dari Penjualan BYD hingga Tantangan Infrastruktur

Para ahli lingkungan menekankan bahwa dominasi satu spesies dapat mengancam keseimbangan rantai makanan. “Jika lele terus mendominasi, predator alami lain akan berkurang, dan hal ini dapat menurunkan biodiversitas secara keseluruhan,” kata seorang peneliti dari Universitas Indonesia.

Upaya Pemulihan dan Harapan

Pemerintah DKI Jakarta bersama lembaga swadaya masyarakat telah merencanakan beberapa langkah untuk memulihkan keberagaman ikan di Ciliwung. Program tersebut mencakup:

  1. Pembersihan sampah dan limbah di sepanjang sungai.
  2. Pemantauan kualitas air secara berkala.
  3. Penanaman bibit ikan asli, seperti mujair dan nila, di penangkaran yang kemudian dilepas ke sungai.
  4. Edukasi kepada warga tentang teknik memancing berkelanjutan.

Namun, tantangan tetap besar. Upaya perbaikan kualitas air membutuhkan koordinasi lintas sektoral dan komitmen jangka panjang.

🔖 Baca juga:
Barcelona Dominasi Total, OL Lyonnes Bangkit: Drama Semifinal Liga Champions Wanita 2026!

Di tengah perubahan ini, para pemancing tetap mempertahankan semangat mereka. “Kami tetap menunggu hari dimana ikan mujair kembali muncul di jala kami,” ujar Olan dengan harapan.

Dengan upaya bersama antara pemerintah, ilmuwan, dan masyarakat, diharapkan Sungai Ciliwung dapat kembali menjadi ekosistem yang beragam, bukan hanya “kawasan raja lele”.

Views: 5

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *