Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifIlmuwan sukses menciptakan kecoa cyborg penyelam yang dapat bertahan hidup di bawah air selama tiga jam. Kecoa cyborg ini dibekali baju selam kedap air yang memungkinkan mereka bergerak dan bertahan hidup di lingkungan air. Kemampuan ini diharapkan dapat segera dikerahkan ke wilayah pascabencana. Para peneliti menguji baju selam ini pada kecoa desis Madagaskar (Gromphadorhina portentosa) cyborg.
Teknologi yang Membuat Kecoa Cyborg Bertahan di Bawah Air
Para peneliti mengembangkan baju selam khusus untuk kecoa cyborg, yang terdiri dari cangkang pelindung fleksibel, empat selang silikon yang tersambung ke spirakel, serta tangki oksigen transparan hasil cetakan 3D. Sistem generator oksigen terintegrasi dirancang khusus untuk mengalirkan gas langsung ke lubang pernapasan kecoak (spirakel). Dengan teknologi ini, kecoa cyborg dapat bergerak lincah secara alami sekaligus terlindungi dari lingkungan ekstrem yang biasanya tidak bisa mereka lalui.
Apa yang Terjadi?
Para peneliti menguji baju selam ini pada kecoa desis Madagaskar (Gromphadorhina portentosa) cyborg dengan memasukkan mereka ke dalam akuarium dan kemudian diarahkan ke dalam pipa plastik yang menyimulasikan lingkungan terendam air serta minim oksigen. Sistem generator oksigen terintegrasi dan selang silikon dirancang khusus untuk mengalirkan gas langsung ke lubang pernapasan kecoak (spirakel). Hasilnya, kecoa cyborg dapat bertahan hidup di bawah air selama tiga jam.
Mengapa dan Dampak
Kecoа cyborg merupakan serangga hidup yang dipasangi perangkat pengendali elektronik untuk mengarahkan pergerakannya. Para peneliti sebelumnya memanfaatkan teknologi ini dalam operasi SAR untuk menjangkau area yang sulit diakses manusia. Keunggulan kecoa cyborg dibanding robot berukuran mikro terletak pada sistem penggeraknya. Serangga ini memanfaatkan otot alami mereka untuk bergerak, sementara robot mikro sangat bergantung pada baterai berdaya tinggi yang boros energi dan mudah kehabisan daya. Dengan kemampuan baru ini, kecoa cyborg diharapkan dapat segera dikerahkan ke wilayah pascabencana untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah mencapai keberhasilan dalam menciptakan kecoa cyborg penyelam, para peneliti masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan teknologi ini. Mereka perlu terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan kecoa cyborg untuk dapat digunakan dalam situasi yang lebih kompleks dan beragam. Namun, dengan kemajuan teknologi ini, diharapkan kecoa cyborg dapat menjadi alat yang efektif dalam operasi pencarian dan penyelamatan di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260710162841-199-1379237/kecoa-cyborg-ciptaan-ilmuwan-jepang-bisa-menyelam-3-jam, without altering the facts of the original article.