Inggris siap mencetak sejarah ketika menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia, dalam laga terbesar mereka sejak menjuarai final Piala Dunia 1966 di Wembley. The Three Lions telah mencapai semifinal Piala Dunia dua kali dalam enam dekade sejak saat itu, yakni di Italia 1990 dan Rusia 2018. Pertemuan kali ini menghidupkan kembali salah satu rivalitas klasik sepak bola dunia, yang sarat sejarah serta berbagai kontroversi yang menyertainya. Inggris kalah dalam dua final Kejuaraan Eropa terakhir yang mereka jalani.
Rekam Jejak Inggris di Turnamen Besar
Rekam jejak Inggris dalam turnamen-turnamen besar belakangan ini sebenarnya cukup baik, tetapi belum cukup baik. Selalu nyaris, tapi tidak pernah benar-benar berhasil. Pada level elite, satu-satunya tolok ukur yang menentukan adalah trofi. Sejauh ini, meraih gelar masih menjadi tantangan yang terasa begitu dekat sekaligus menyakitkan bagi tim Inggris generasi ini.
Perjalanan menuju semifinal Piala Dunia 2018 semula dipandang sebagai kejutan yang menyenangkan. Namun, pencapaian itu berakhir mengecewakan. Tim asuhan Sir Gareth Southgate tampak terjebak dalam pendekatan yang terlalu konservatif setelah Kieran Trippier membawa Inggris unggul pada menit kelima melawan Kroasia di Moskow. Inggris akhirnya kalah 1-2 setelah melalui perpanjangan waktu.
Kegagalan di Final Euro 2020
Tiga tahun kemudian, di final Euro 2020 yang digelar di Wembley pada Juli 2021 setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Inggris kembali menyia-nyiakan peluang emas. Dalam situasi yang mengingatkan pada kegagalan di Piala Dunia 2018, The Three Lions kembali kehilangan inisiatif setelah Luke Shaw mencetak gol pada menit kedua. Setelah gagal mempertahankan keunggulan, Inggris akhirnya takluk dari Italia melalui adu penalti.
Mengapa Inggris Ingin Kalahkan Argentina
Pelatih kepala Inggris, Gareth Southgate, menegaskan bahwa timnya tidak ingin kalah lagi dari Argentina. “Kami sekarang ingin mengerahkan semua kemampuan yang tersisa. Kami ingin mengambil langkah berikutnya,” kata Southgate. “Saya sangat menyukai energi yang ada di dalam tim kami. Para pemain sangat antusias dan memiliki ambisi besar. Itulah yang kami butuhkan untuk pertandingan ini.”
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kemenangan atas Argentina akan menjadi langkah besar bagi Inggris untuk mencapai final Piala Dunia pertama mereka dalam 60 tahun. Jika berhasil, ini akan menjadi sejarah baru bagi tim Inggris dan akan memiliki dampak besar pada sepak bola Inggris ke depan. “Kami tidak mau kalah dari Argentina lagi. Kami ingin membuat sejarah baru dan membawa pulang trofi Piala Dunia,” kata Southgate.
Kini, Inggris kembali berupaya melangkah lebih jauh di bawah kepemimpinan Thomas Tuchel. Dengan semangat dan ambisi yang tinggi, The Three Lions siap menghadapi tantangan terbesar mereka di Piala Dunia kali ini.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah mencapai semifinal Piala Dunia, Inggris masih memiliki jalan panjang untuk mencapai gelar juara. Namun, dengan tim yang solid dan semangat yang tinggi, mereka memiliki peluang besar untuk mencapai tujuan mereka. Apakah Inggris dapat mencetak sejarah dan membawa pulang trofi Piala Dunia? Kita tunggu dan lihat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c0eye2yd1ejo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.