Produsen baterai kendaraan listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), meluncurkan sistem penyimpanan energi berumur panjang, Tener Sodium-Ion, dalam sebuah acara peluncuran produk di Munich, Jerman. Sistem penyimpanan energi ini mampu menyimpan daya skala besar dengan kapasitas penyimpanan melebihi 30 megawatt jam (MWh). Dengan desain bongkar-pasang (modular), setiap unit modulnya berbobot kurang dari 42 ton, artinya pengguna hanya membutuhkan 34 modul untuk membangun pusat penyimpanan energi berkapasitas total 1 GWh.
Apa yang Terjadi?
CATL meluncurkan sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion yang memiliki umur pakai jauh lebih lama dibanding produk sejenis. Sistem energi ini mampu bertahan selama 25-30 tahun sebelum performa baterainya turun ke angka 70 persen. Selain itu, baterai ini tetap bekerja maksimal dengan kapasitas di atas 92 persen saat membeku di suhu minus 20 derajat Celcius. Sistem ini juga dirancang anti-meledak dengan kemampuan menahan tekanan fisik hingga 40 persen dan mengurangi produksi gas pemicu api hingga 35 persen.
Dalam peluncuran, CATL juga mempromosikan keamanan sistem yang dirancang untuk mencegah korsleting panas. Ketika terkena korsleting panas, suhunya terjaga di 200 derajat Celcius, kondisi yang jauh lebih aman 60 persen dibanding baterai lithium biasa. Sistem baru CATL ini juga sangat irit dengan listrik yang tersedot untuk menyalakan sistem internal produk ini hanya 1 persen, setengah dari rata-rata industri yang biasanya boros hingga 2 persen.
Mengapa dan Dampak
Meluncurnya sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion oleh CATL ini merupakan inovasi besar dalam industri baterai kendaraan listrik. Dengan umur pakai yang lebih lama dan keamanan yang lebih baik, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan penggunaan baterai kendaraan listrik. Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi biaya penggunaan baterai kendaraan listrik dalam jangka panjang.
Dampak dari inovasi ini juga dapat dirasakan oleh industri lainnya, seperti industri energi terbarukan. Dengan kemampuan menyimpan daya skala besar, sistem ini dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan energi terbarukan seperti panel surya dan turbin angin. Selain itu, sistem ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Apa Artinya Ini bagi Industri Baterai?
Inovasi ini dapat menjadi game-changer bagi industri baterai kendaraan listrik. Dengan sistem penyimpanan energi yang lebih efisien dan aman, industri ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan meningkatkan penjualan. Selain itu, inovasi ini juga dapat membantu meningkatkan daya saing industri baterai kendaraan listrik China di pasar global.
Dengan demikian, meluncurnya sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion oleh CATL ini merupakan langkah besar dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan penggunaan baterai kendaraan listrik. Diharapkan inovasi ini dapat terus berkembang dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Walaupun telah meluncurkan sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion, CATL masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Perusahaan ini masih perlu terus meningkatkan efisiensi dan keamanan sistemnya, serta meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, CATL juga perlu terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan sistemnya.
Dengan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas sistemnya, CATL diharapkan dapat terus menjadi pemimpin di industri baterai kendaraan listrik dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2110388/penyimpan-energi-natrium-catl-ini-bisa-tahan-30-tahun, without altering the facts of the original article.