5 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Wartawan Nganjuk menolak kartu pers dan tabur bunga sebagai protes terhadap istilah "Londo Ireng" yang dianggap menghina. Simak aksi keras dari insan pers di depan Kantor DPRD Nganjuk.

**Insan Pers Nganjuk Menolak Kartu Pers dan Tabur Bunga, Protes Istilah ‘Londo Ireng’ yang Dianggap Menghina** **Momen Penentu di Menit Akhir** Puluhan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Kabupaten Nganjuk Korda Mojopahit menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (30/7/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaitkan istilah “Londo Ireng” kepada wartawan, jurnalis, LSM, dan pengamat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari permintaan klarifikasi hingga permintaan maaf secara terbuka dari Presiden. Selain menyampaikan orasi, aksi damai juga diwarnai dengan penanggalan kartu pers dan tabur bunga sebagai simbol kekecewaan terhadap stigma yang dinilai merendahkan profesi jurnalis. Koordinator Aksi, Bagus Jati Kusumo, mengatakan istilah “Londo Ireng” yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto telah menimbulkan keresahan di kalangan insan pers. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurutnya, wartawan merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran penting dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga profesi tersebut tidak sepatutnya diberi stigma yang dinilai merendahkan. Dalam aksi damai tersebut, massa membawa sejumlah tuntutan. Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan klarifikasi atas pernyataannya sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Selain itu, peserta aksi mendesak DPRD Kabupaten Nganjuk meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat dan DPR RI. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Tak hanya itu, massa juga meminta Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk menandatangani Surat Pernyataan Komitmen Bersama mengenai perlindungan terhadap kebebasan berekspresi, kebebasan pers, serta hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di Kabupaten Nganjuk. Aksi damai turut diwarnai dengan penanggalan kartu pers masing-masing peserta dan tabur bunga di depan Kantor DPRD Kabupaten Nganjuk. Koordinator Lapangan, Mahbub Jamal, menjelaskan aksi simbolik tersebut merupakan bentuk ekspresi kekecewaan terhadap apa yang mereka nilai sebagai upaya pengebirian demokrasi. Dengan demikian, aksi tersebut merupakan langkah awal dalam menuntut keadilan dan perlindungan profesi jurnalistik yang lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/nganjuk/554471/insan-pers-nganjuk-lepas-kartu-pers-dan-tabur-bunga-protes-istilah-londo-ireng, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *