Indonesia dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Hilirisasi dan Energi Terbarukan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang promosi penanaman modal langsung bersama Menteri Investasi Kerajaan Arab Saudi Fahad bin Abduljalil Al-Saif. Kesepakatan tersebut bertujuan memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara di berbagai sektor strategis.
Pada Kamis (6/8/2026), penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan langkah strategis untuk membawa hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi ke level yang lebih tinggi. “Hari ini bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman. Hari ini adalah tentang mentransformasikan persahabatan yang telah terjalin lama menjadi kerja sama ekonomi yang lebih kuat,” ujar Rosan.
Hubungan erat yang telah terjalin selama puluhan tahun kini diperluas melalui peningkatan investasi guna menghadirkan manfaat ekonomi bagi kedua negara. “Kami ingin melihat semakin banyak perusahaan Arab Saudi berinvestasi di Indonesia, terutama di sektor hilirisasi dan energi terbarukan,” kata Rosan.
Menurut Rosan, kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Arab Saudi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan peningkatan investasi, kami harap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rosan.
Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan produksi energi terbarukan di Indonesia. “Kami ingin meningkatkan produksi energi terbarukan di Indonesia, dan kerja sama ini dapat membantu mencapai tujuan tersebut,” kata Rosan.
Peningkatan investasi dari Arab Saudi juga diharapkan dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi warga Indonesia. “Dengan peningkatan investasi, kami harap dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi warga Indonesia, terutama di sektor hilirisasi dan energi terbarukan,” kata Rosan.
Kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan perdagangan antara kedua negara. “Dengan peningkatan investasi, kami harap dapat meningkatkan perdagangan antara kedua negara, terutama dalam hal ekspor dan impor,” kata Rosan.
Penandatanganan nota kesepahaman ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Arab Saudi. “Dengan kerja sama ini, kami harap dapat meningkatkan kemitraan ekonomi antara kedua negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rosan.
Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami berharap dapat melihat hasilnya dalam waktu dekat,” kata Rosan.
Demikian informasi tentang penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dan Arab Saudi tentang promosi penanaman modal langsung.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.