Timnas Irak belum mau menyerah di Piala Dunia 2026. Irak tetap berjuang dengan semangat tinggi untuk menjaga asa lolos fase grup setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Prancis dalam lanjutan Grup I Piala Dunia 2026. Kekalahan ini membuat Irak masih tertahan di posisi terbawah Grup I klasemen Piala Dunia 2026 dengan 0 poin. Irak akan bertemu dengan Senegal dalam pertandingan pamungkas untuk memetik kemenangan dan berpeluang ke babak 32 besar melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik.
Kekalahan dari Prancis
Irak menelan kekalahan telak 0-3 dari Prancis dalam laga di Stadion Philadelphia, Selasa (23/6/2026) pagi WIB. Mbappe membukukan brace dan satu gol lainnya dikemas oleh Ousmane Dembele. Hasil ini membuat Irak masih 0 poin, sama dengan Senegal. Namun, Irak kalah selisih gol dengan Senegal hingga menjadi juru kunci. Tim asuhan Graham Arnold mencetak satu gol dan kebobolan tujuh kali, sementara Senegal bisa membuat tiga gol dan kebobolan enam kali.
Mengapa Irak Tetap Berjuang?
Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, tidak mau Irak melempar handuk. Ia tetap fokus pada pertandingan melawan Senegal. “Bagi saya sekarang, fokus sepenuhnya adalah pada Senegal. Dengan delapan tim peringkat ketiga terbaik yang akan lolos, kami masih memiliki peluang,” kata Arnold. Irak masih memiliki harapan untuk lolos ke babak 32 besar jika memetik kemenangan pada laga itu.
Apa Artinya Ini bagi Irak ke Depan?
Kekalahan dari Prancis dan kesempatan terakhir melawan Senegal membuat Irak harus bekerja keras untuk menjaga asa lolos fase grup. Jika Irak mampu memetik kemenangan, maka mereka masih berpeluang ke babak 32 besar melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik. Namun, jika Irak kembali kalah, maka mereka akan tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Irak akan bertemu dengan Senegal dalam pertandingan pamungkas Grup I Piala Dunia 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi Irak untuk menjaga asa lolos fase grup. Apakah Irak mampu memetik kemenangan dan melaju ke babak 32 besar? Kita tunggu saja.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.