**Iran Ancam Serang Inggris jika Bantu AS, Meninggalkan Rasa Ketegangan** **Momen Penentu di Menit Akhir** Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat drastis. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku hampir mengambil keputusan untuk melancarkan operasi militer terbesar terhadap Iran sejak konflik terbaru pecah. Trump mengatakan dirinya tengah mempertimbangkan serangan berskala besar setelah militer AS melancarkan serangan udara selama 12 malam berturut-turut ke sejumlah sasaran di Iran. Serangan tersebut diklaim menyasar kemampuan maritim Iran, gudang penyimpanan rudal dan drone, fasilitas pengawasan pantai, hingga sistem pertahanan udara. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru pada Rabu malam waktu AS atau Kamis pagi waktu Iran. Serangan tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran internasional dan kapal-kapal dagang. Media Iran melaporkan beberapa wilayah menjadi sasaran serangan, termasuk perbatasan Shalamcheh di Provinsi Khuzestan yang disebut menewaskan dua orang dan melukai sedikitnya 11 lainnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Ancaman Iran untuk menyerang pangkalan militer di Inggris yang digunakan oleh pasukan Amerika Serikat merupakan tanda ketegangan antara kedua negara masih sangat tinggi. Iran memperingatkan bahwa setiap pangkalan militer di Inggris yang digunakan oleh pasukan Amerika Serikat akan dianggap sebagai target serangan yang sah. Ini berarti bahwa Inggris juga harus siap untuk menghadapi konsekuensi serangan balasan dari Iran jika mereka terus membantu Amerika Serikat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru pada Rabu malam waktu AS atau Kamis pagi waktu Iran. Serangan tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran internasional dan kapal-kapal dagang. Media Iran melaporkan beberapa wilayah menjadi sasaran serangan, termasuk perbatasan Shalamcheh di Provinsi Khuzestan yang disebut menewaskan dua orang dan melukai sedikitnya 11 lainnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Iran justru memperluas serangan balasan ke berbagai fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menyerang fasilitas komunikasi militer AS di Kuwait sebagai balasan atas serangan terhadap infrastruktur komunikasi Iran. Ini menunjukkan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih jauh dari selesai, dan Inggris harus siap untuk menghadapi konsekuensi serangan balasan dari Iran jika mereka terus membantu Amerika Serikat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/news/1035645/mata-dibalas-mata-iran-ancam-serang-inggris-jika-bantu-operasi-militer-as, without altering the facts of the original article.