Berita Hari Ini – 02 April 2026 | Jadwal pekan ke-26 Super League 2025/2026 resmi diumumkan, menandai kembalinya kompetisi setelah jeda internasional pada akhir Maret. Empat hari penuh aksi dijadwalkan mulai Jumat 3 April hingga Senin 6 April 2026, dengan sejumlah laga yang diprediksi menjadi pertarungan sengit di papan atas dan zona degradasi.
Pembukaan pekan dengan laga pembuka yang ditunggu
Jumat sore, Arema FC menjemput Malut United di Stadion Kanjuruhan, Malang, pukul 15.30 WIB. Kedua tim sama-sama berada di zona menengah klasemen, namun kualitas serangan Arema yang tajam dan tekad Malut United untuk mengukir poin pertama membuat pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat sejak menit pertama.
Pada malam yang sama, Dewa United melawan PSIM Yogyakarta dijadwalkan pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian bagi dua pelatih asal Belanda yang sedang berusaha mengubah nasib tim masing‑masing setelah hasil negatif dalam beberapa pekan terakhir.
Sabtu: Duel klasik dan persaingan papan atas
Sabtu, 4 April, dua laga penting digelar secara berurutan. Pukul 15.30 WIB, PSM Makassar menjamu Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Kedua tim memiliki sejarah panjang, namun PSM masuk sebagai favorit berkat catatan kandang yang solid.
Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB, Persebaya Surabaya berhadapan dengan Persita Tangerang. Pertarungan ini menjadi sorotan utama bagi para pendukung papan atas, karena Persita berhasil menancapkan diri di zona persaingan juara, sementara Persebaya berambisi kembali menguasai puncak klasemen.
Minggu: Laga big‑match Bhayangkara vs Persija
Minggu, 5 April, menjadi hari puncak pekan ke‑26. Bhayangkara FC akan menjadi tuan rumah bagi Persija Jakarta di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, dengan kick‑off pukul 15.30 WIB. Kedua tim berada di posisi terdepan klasemen; Persija tengah menumpuk enam kemenangan beruntun, sementara Bhayangkara mengincar poin penting untuk menjaga jarak aman dari pesaing.
Pukul 19.00 WIB, dua pertandingan lainnya berlangsung bersamaan. Madura United melawan Borneo FC dan Semen Padang menantang Persib Bandung. Pertarungan Madura United vs Borneo FC diprediksi akan menampilkan taktik defensif Borneo yang mencoba mengganggu ritme serangan Madura. Sementara itu, Semen Padang menjamu Persib, tim yang memimpin klasemen, menjanjikan duel yang dapat menguji konsistensi “Maung Bandung” di luar kandang.
Senin: Penutup pekan dengan pertempuran zona merah dan persaingan tengah
Pekan berakhir pada Senin, 6 April. Persik Kediri akan menampakkan kekuatannya melawan Persijap Jepara pada pukul 15.30 WIB, dengan harapan mengamankan tiga poin untuk menghindari zona degradasi. Pada pukul 19.00 WIB, Bali United melawan PSBS Biak menjadi laga penutup yang sekaligus memperlihatkan ambisi tim tengah klasemen untuk menambah jarak dengan tim yang berjuang di zona relegasi.
Jadwal lengkap pekan ke‑26
- Jumat, 3 Apr 2026 – 15:30 WIB: Arema FC vs Malut United
- Jumat, 3 Apr 2026 – 19:00 WIB: Dewa United vs PSIM Yogyakarta
- Sabtu, 4 Apr 2026 – 15:30 WIB: PSM Makassar vs Persis Solo
- Sabtu, 4 Apr 2026 – 19:00 WIB: Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang
- Minggu, 5 Apr 2026 – 15:30 WIB: Bhayangkara FC vs Persija Jakarta
- Minggu, 5 Apr 2026 – 19:00 WIB: Madura United vs Borneo FC
- Minggu, 5 Apr 2026 – 19:00 WIB: Semen Padang vs Persib Bandung
- Senin, 6 Apr 2026 – 15:30 WIB: Persik Kediri vs Persijap Jepara
- Senin, 6 Apr 2026 – 19:00 WIB: Bali United vs PSBS Biak
Dengan susunan jadwal yang padat dan beragam, pekan ke‑26 Super League menjanjikan aksi-aksi menegangkan yang dapat mengubah peta klasemen secara signifikan. Bagi para pecinta sepak bola Indonesia, menonton melalui layanan streaming resmi Vidio menjadi pilihan praktis untuk menyaksikan setiap detik laga, mulai dari duel klasik hingga pertarungan besar yang dapat menentukan nasib juara atau korban degradasi.
Secara keseluruhan, pekan ini menjadi titik balik penting menjelang penutup musim. Tim‑tim papan atas harus menjaga konsistensi untuk mengamankan gelar, sementara klub‑klub zona merah berjuang keras mengumpulkan poin demi menghindari nasib turun. Antisipasi panasnya persaingan di lapangan hijau Indonesia semakin terasa, dan para suporter siap menyemarakkan atmosfer stadion maupun layar kaca.