Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifJalan baru Uluwatu-Melasti siap menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan wisata di kawasan Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali. Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan pembangunan jalan alternatif ini selesai pada 2028. Jalan baru ini akan menghubungkan kawasan Uluwatu dengan Pantai Melasti di Desa Ungasan, sehingga diharapkan dapat memperlancar akses menuju destinasi wisata unggulan di Bali ini.
Momen Penentu di Menit Akhir
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan baru ini bertujuan untuk memperlancar akses menuju kawasan Uluwatu, yang merupakan salah satu destinasi wisata primadona di Bali. “Kebetulan Uluwatu ini kan salah satu destinasi primadona ya, dengan atraksi kecaknya yang banyak juga memberikan kontribusi pendapatan kepada Badung ini,” ujar Adi Arnawa, Jumat, 10 Juli 2026.
Selama ini, kemacetan menuju kawasan Pura Luhur Uluwatu kerap dikeluhkan masyarakat maupun wisatawan. Kepadatan lalu lintas terjadi terutama saat wisatawan hendak menyaksikan pertunjukan Tari Kecak maupun umat Hindu yang akan melaksanakan persembahyangan di Pura Luhur Uluwatu. “Kemacetan yang terjadi di wilayah Pecatu ini akan dapat diselesaikan paling lambat awal tahun 2028,” jelasnya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Pembangunan jalan baru ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di kawasan Uluwatu dan meningkatkan kenyamanan wisatawan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata tersebut. Adi Arnawa mengungkapkan bahwa pemerintah daerah turut mendorong pengembangan moda transportasi publik sebagai alternatif penggunaan kendaraan pribadi menuju Uluwatu.
“Pelan-pelan saya akan juga mendorong moda transportasi publik, makanya nanti jalur jalan yang kita akan siapkan ini, kemungkinan juga akan kita siapkan jalur khusus untuk transportasi publik,” ucapnya. Transportasi publik yang disiapkan nantinya akan menggunakan kendaraan listrik. Pemerintah masih akan melakukan kajian mengenai kapasitas armada serta sistem operasionalnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemerintah Kabupaten Badung masih memiliki pekerjaan rumah yang panjang untuk menyelesaikan masalah kemacetan di kawasan Uluwatu. Namun, dengan pembangunan jalan baru dan pengembangan moda transportasi publik, diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan wisatawan. “Tidak semua orang untuk menuju akses Uluwatu harus dengan mobil pribadi, tapi mobil moda transportasi publik juga ada. Karena hanya dengan bangun jalan juga tidak cukup tanpa ada diimbangi dengan kita membangun transportasi publik ini,” imbuhnya.
Dengan demikian, diharapkan kawasan Uluwatu dapat menjadi destinasi wisata yang lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/badung/601115/pemkab-badung-bangun-jalan-baru-uluwatu-melasti-target-atasi-kemacetan-di-kawasan-wisata-pada-2028, without altering the facts of the original article.