Berita Hari Ini – 08 April 2026 | Jalan Nasional yang menghubungkan Pasuruan dengan daerah sekitarnya akan ditutup total mulai 6 April 2024. Penutupan ini merupakan bagian dari proyek perbaikan jalan yang meliputi pengaspalan ulang, penambahan trotoar, serta pemasangan sistem drainase modern. Selama masa kerja, kendaraan pribadi, angkutan umum, dan kendaraan berat dilarang melintasi rute tersebut.
Alasan Penutupan
Pengelola jalan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa kondisi jalan sudah mengalami kerusakan signifikan akibat beban lalu lintas tinggi dan curah hujan tahunan. Tanpa perbaikan, risiko kecelakaan dan kerusakan lebih parah dapat mengancam keselamatan pengguna.
Jalur Alternatif yang Disediakan
Untuk meminimalisir gangguan mobilitas, otoritas telah menyiapkan tiga jalur alternatif yang dapat dipakai selama periode penutupan:
- Jalur A: Jalan Desa Sumberbaru – Jl. Raya Nguling – Jl. Paiton. Jalur ini menambah jarak tempuh sekitar 5 km dibandingkan rute asli, namun diperkirakan dapat menampung volume kendaraan sebesar 70% dari kapasitas jalan utama.
- Jalur B: Jalan Kabupaten – Jl. Raya Tulungagung – Jl. Jabon. Jalur ini terutama diperuntukkan bagi kendaraan angkutan barang berat dan truk pengangkut hasil pertanian.
- Jalur C: Jalan Lingkungan – Jl. Merdeka – Jl. Brawijaya – Jl. Kembang. Jalur ini dirancang khusus untuk kendaraan pribadi dan angkutan umum kota, dengan fasilitas halte sementara di titik-titik strategis.
Fasilitas Penunjang
Untuk memudahkan pengendara, Dinas Perhubungan menyiapkan papan petunjuk elektronik, serta petugas lalu lintas di empat pos pengawasan utama: Pasuruan Barat, Pasuruan Timur, Sumberbaru, dan Nguling. Selain itu, layanan info real‑time melalui aplikasi “Pasuruan Mobilitas” akan menampilkan kondisi lalu lintas, estimasi waktu tempuh, dan alternatif parkir.
Dampak Terhadap Masyarakat dan Ekonomi
Penutupan jalan utama diperkirakan akan menurunkan arus kendaraan harian sebesar 30% di kawasan inti Pasuruan selama dua bulan pertama. Pedagang di pasar tradisional di sepanjang jalan utama mengkhawatirkan penurunan penjualan, sementara sektor logistik berupaya menyesuaikan jadwal pengiriman. Sebagai respons, pemerintah kota menyiapkan bantuan transportasi bagi pelaku usaha kecil berupa subsidi bahan bakar dan voucher parkir gratis di area alternatif.
Jadwal Pelaksanaan
| Tahapan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai |
|---|---|---|
| Pembersihan dan pemindahan rambu | 6 April 2024 | 8 April 2024 |
| Pengerjaan aspal dan drainase | 9 April 2024 | 30 Juni 2024 |
| Pengujian dan pemulihan rambu | 1 Juli 2024 | 10 Juli 2024 |
| Pembukaan kembali Jalan Nasional | 11 Juli 2024 | – |
Reaksi Warga
Warga Pasuruan menyambut baik upaya perbaikan, meskipun mengungkapkan kekhawatiran tentang kemacetan sementara. Seorang pengendara angkutan umum, Budi Santoso, mengatakan, “Kami akan menyesuaikan rute, tapi harus ada koordinasi yang jelas supaya penumpang tidak kelabakan.” Di sisi lain, komunitas pejalan kaki memuji penambahan trotoar lebar yang direncanakan pada tahap akhir proyek.
Dengan penututan sementara ini, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Pasuruan dapat meningkat secara signifikan, mendukung pertumbuhan ekonomi regional, serta meningkatkan keselamatan di jalur utama. Pemerintah berjanji akan terus memantau progres kerja dan memberikan pembaruan secara berkala melalui media resmi dan aplikasi seluler.
Selama masa perbaikan, pengguna diimbau untuk memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan, memperhatikan rambu lalu lintas, serta mengikuti informasi real‑time untuk menghindari kemacetan berlebih. Kepatuhan bersama akan memastikan proyek selesai tepat waktu dan jalan kembali beroperasi dengan standar yang lebih baik.