Berita Hari Ini β 28 April 2026 | Persija Jakarta menorehkan kemenangan telak 4-0 atas Persis Solo pada laga lanjutan pekan ke-30 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senin (27/4/2026) malam WIB. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga mengukuhkan posisi Macan Kemayoran dalam perburuan gelar juara.
Sejak peluit pertama, asuhan Mauricio Souza menampilkan strategi agresif. Tekanan tinggi Persija membuat Laskar Sambernyawa terpaksa bermain bertahan, sementara peluang gol terus diciptakan. Pada menit ke-28, Fabio Calonego berhasil menembus gawang, namun keputusan VAR membatalkan gol tersebut, menambah ketegangan di babak pertama.
Detik-Detik Penting Pertandingan
Babak pertama berakhir tanpa gol, namun intensitas permainan tidak berkurang. Pada menit ke-52, Allano Lima membuka skor dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak dapat diantisipasi oleh kiper Muhammad Riyandi. Gol pembuka menjadi titik balik bagi Persija.
Sepuluh menit kemudian, Jean Mota menambah keunggulan menjadi dua gol lewat penyelesaian umpan silang Dony Tri Pamungkas. Gol ini menegaskan peran penting Jean Mota sebagai pengubah jalannya pertandingan, menjadikannya sorotan utama dalam laporan.
Pada menit ke-80, Paulo Ricardo menambah angka menjadi tiga gol setelah menerima umpan terstruktur. Menjelang akhir pertandingan, Gustavo Almeida menutup skor dengan gol di menit tambahan, memastikan hasil akhir 4-0.
Statistik Kunci
- Skor Akhir: Persija Jakarta 4-0 Persis Solo
- Penyerang Gol: Allano Lima (52′), Jean Mota (63′), Paulo Ricardo (80′), Gustavo Almeida (90+)
- Kartu Kuning: 2 (Persija), 3 (Persis)
- Penguasaan Bola: Persija 58%, Persis 42%
Kemenangan ini mengangkat Persija Jakarta ke peringkat tiga klasemen dengan total 62 poin, terpaut empat poin dari pemuncak papan, Persib Bandung, dan Borneo FC. Sementara itu, Persis Solo terancam zona merah, namun pelatih Milo menegaskan tim tidak akan menyerah dan akan bangkit kembali.
Secara taktik, Mauricio Souza berhasil mengeksekusi rencana bermain agresif dengan menekan lawan sejak menit awal. Tekanan tinggi membuat Persis Solo kesulitan mengatur serangan balik, sehingga mereka hanya mampu mengandalkan peluang sesekali yang tidak menghasilkan gol.
Keberhasilan Jean Mota dalam menambah gol menjadi faktor pembeda utama. Performa pemain asal Brazil ini tidak hanya memberikan kontribusi gol, tetapi juga meningkatkan moral tim. Penampilan gemilangnya menjadi bukti bahwa Persija memiliki opsi menyerang yang beragam, tidak bergantung pada satu pemain saja.
Dengan hasil ini, Persija Jakarta semakin dekat untuk merebut gelar juara Super League 2025/2026. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian penting untuk mempertahankan konsistensi dan menutup jarak dengan dua tim teratas.