Jepang siap menghadapi tantangan besar di babak 32 besar Piala Dunia ketika mereka akan menghadapi Brasil, juara Piala Dunia lima kali, pada Selasa (30/06) pukul 00.00 WIB di Stadion Houston. Tim berjuluk ‘Samurai Biru’ ini tampil impresif setelah bermain imbang dengan Swedia dan finis di posisi kedua Grup F di belakang Belanda. Jepang kini dianggap sebagai salah satu kuda hitam yang siap melangkah jauh di turnamen ini.
Perjalanan Jepang Menuju Babak 32 Besar
Pada Piala Dunia 2022, Jepang mengalahkan Jerman dan Spanyol untuk menjadi juara Grup E dan melaju ke babak gugur. Namun, mereka tersingkir di babak 16 besar setelah kalah adu penalti dari Kroasia. Kini, empat tahun kemudian, Jepang menargetkan penampilan tersukses mereka dalam delapan keikutsertaan Piala Dunia. Mantan bek Southampton, Maya Yoshida, yang menjadi kapten Jepang pada 2022, percaya skuad berisi 26 pemain yang dipilih oleh pelatih Hajime Moriyasu mampu melangkah lebih jauh di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Tujuan Tinggi Jepang di Piala Dunia
Yoshida, 37 tahun, yang ikut ke turnamen ini sebagai “pemain pendukung” non-pemain, menargetkan Jepang mencapai perempat final, tahap yang belum pernah mereka capai sebelumnya. “Bagi saya, mencapai perempat finalâtahap yang belum pernah kami capai atau rasakan sebelumnyaâadalah tujuan utama,” kata Yoshida kepada BBC Sport. “Apa pun di atas itu akan menjadi bonus.” Moriyasu juga menargetkan membawa Jepang meraih kejayaan Piala Dunia. “Tujuan saya adalah tim menjadi yang terbaik dari yang terbaik,” kata Moriyasu kepada majalah World Soccer sebelum turnamen.
Mengapa Jepang Bisa Menjadi Kuda Hitam?
Jepang memiliki beberapa kelebihan yang membuat mereka bisa menjadi kuda hitam di Piala Dunia. Mereka memiliki perpaduan kualitas individu, performa terkini, dan pengalaman menyeluruh yang membuat mereka siap menghadapi tim-tim kuat. Selain itu, semakin banyaknya pemain Jepang yang tampil secara rutin di lima liga top Eropa juga meningkatkan kemampuan mereka untuk bersaing dengan tim-tim berperingkat teratas FIFA. “Tentu saja, sekarang lebih banyak pemain bermain di Eropa, terutama di kompetisi Eropa tingkat tinggi,” kata Yoshida.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski memiliki target tinggi, Jepang masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka. Mereka akan menghadapi Brasil di babak 32 besar, yang merupakan tim kuat dengan pengalaman luas di Piala Dunia. Namun, dengan kepercayaan diri dan kemampuan yang dimiliki, Jepang siap menghadapi tantangan ini dan membuktikan diri sebagai salah satu kuda hitam di Piala Dunia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cewq48y5q22o?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.