John Herdman Tegaskan Syarat Ketat Pemain dan Menangani Cedera di Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026
Berita Hari Ini – 15 September 2026 | Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, mengemukakan kriteria ketat bagi pemain yang akan dipanggil ke FIFA ASEAN Cup 2026. Kebugaran menjadi syarat utama, menegaskan bahwa hanya pemain yang fit, sehat dan siap bertanding yang akan masuk skuad.
Selama enam bulan terakhir, Herdman dan stafnya melakukan evaluasi intensif terhadap pemain lokal dan diaspora. Selain menilai performa, mereka juga memperhatikan status fisik dan ketersediaan pemain dalam jendela FIFA, faktor penting untuk memastikan semua pemain dapat hadir tepat waktu.
Daftar Pemain yang Terancam Tidak Hadir Karena Cedera
- Jay Idzes (Sassuolo) – cedera pada menit 81 pertandingan melawan Juventus.
- Mees Hilgers (SC Heerenveen) – tidak dapat bergabung karena cedera.
- Marselino Ferdinan (Oxford United) – status belum dipastikan.
- Adrian Wibowo (Wacker Innsbruck) – cedera.
- Asnawi Mangkualam (Port FC) – status belum terkonfirmasi.
- Miliano Jonathans (FC Utrecht) – cedera.
- Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) – belum ada laporan.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa pemain yang cedera tidak akan masuk skuad, menambah tekanan bagi Herdman untuk mencari alternatif cepat. Situasi ini memaksa pelatih melakukan evaluasi dua atau tiga pemain terakhir sebelum finalisasi daftar.
Target Juara dan Motivasi Pelatih
Erick Thohir menargetkan Indonesia memenangkan FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa turnamen ini adalah peluang emas bagi Indonesia sebagai tuan rumah pertama. Herdman menyambut optimisme tersebut dengan antusias, menggarisbawahi visi PSSI untuk mencapai Piala Dunia 2030 dan menorehkan sejarah di arena regional.
Pelatih asal Inggris menekankan bahwa kemauan tinggi dan strategi matang akan menjadi kunci. Ia mengingatkan bahwa target besar memerlukan persiapan fisik dan mental yang seimbang, serta komitmen semua pemain.
Lawannya yang Paling Berat?
Ketika ditanya tentang lawan terberat di Grup A, Herdman mengejutkan dengan menyebut bahwa ancaman terbesar sebenarnya berasal dari dalam tim sendiri. Ia menilai bahwa ketidaksesuaian mental dan kebugaran dapat menghambat performa, lebih penting daripada menghadapi Malaysia, Singapura, atau Bangladesh.
Strategi Herdman menitikberatkan pada disiplin, kebugaran, dan kesiapan mental. Ia mengingatkan bahwa tim harus bersatu dan memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk memaksimalkan potensi.
Dengan jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 mulai 24 September hingga 5 Oktober, pelatih dan pemain harus menyesuaikan diri dengan tekanan dan ekspektasi tinggi. Sementara Herdman menunggu konfirmasi akhir dari PSSI, ia terus memantau kondisi pemain, mengadaptasi taktik, dan mempersiapkan skuad yang kuat.
Di tengah dinamika cedera dan target juara, fokus utama tetap pada kebugaran dan kesiapan pemain. Herdman menegaskan bahwa seleksi akan didasarkan pada siapa yang berada dalam kondisi terbaik, siap berjuang, dan mampu membawa Indonesia meraih trofi pertama di wilayah ASEAN.