13 Juli 2026
featured_image

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kakek 80 tahun di Sukabumi tewas terjatuh ke sumur 20 meter saat memperbaiki mesin pompa air. Bagaimana kronologi kejadian yang mengagetkan warga setempat?

Kakek 80 Tahun Tewas Terjatuh ke Sumur 20 Meter di Sukabumi

Seorang kakek berusia 80 tahun di Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter saat memperbaiki mesin pompa air. Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Cireunghas. Korban yang sedang bekerja sendirian di bibir sumur diduga terpeleset dan jatuh ke dalam sumur.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kapolsek Cireunghas, Hendrayana, mengungkapkan bahwa korban saat itu berdiri di atas papan yang dipasang melintang di dalam sumur sebagai pijakan untuk menjangkau mesin pompa air. Namun, papan yang digunakan sebagai pijakan ternyata licin dan tidak stabil, sehingga korban terperosok ke dalam sumur. “Korban saat itu sedang membetulkan mesin penyedot air. Diduga korban terpeleset karena media pijakannya licin dan tidak stabil. Selain itu, korban juga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dan tidak terdapat pagar pengaman di sekitar bibir sumur,” ujar Hendra, Senin (13/7/2026).

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kematian kakek 80 tahun ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja, terutama saat melakukan pekerjaan di lokasi berisiko seperti sumur. Kapolsek Cireunghas mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri serta memastikan area kerja dalam kondisi aman. “Kami meminta warga tetap memerhatikan keselamatan diri apabila melakukan pekerjaan apa pun itu,” tutupnya. Keluarga korban telah memakamkan kakek tersebut, dan kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Proses evakuasi korban dari dalam sumur dilakukan oleh petugas gabungan dari Polsek Cireunghas, Tim Inafis Polres Sukabumi Kota, Damkar, BPBD/P2BK Kecamatan Cireunghas, serta aparat Pemerintah Desa Cireunghas. Korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran akan keselamatan kerja dan lingkungan sekitar. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan memperhatikan faktor keselamatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1178307/perbaiki-mesin-pompa-air-kakek-80-tahun-di-sukabumi-tewas-terjatuh-ke-sumur-20-meter, without altering the facts of the original article.

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *