30 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Polri serahkan berkas kasus eks Jampidsus ke Kejagung untuk proses penyidikan lanjutan. Apa langkah selanjutnya dalam kasus korupsi ini?

Kasus yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memasuki babak baru. Polri telah menyerahkan berkas perkara tiga kasus korupsi, termasuk yang melibatkan Febrie, ke Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk ditindaklanjuti. Langkah ini diambil untuk mempercepat penyelesaian perkara dan memperkuat sinergi antara Polri dan Kejagung.

Pelimpahan Berkas Perkara

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kortas Tipidkor Kombes Ahmad Yusuf Affandi menuturkan bahwa pelimpahan perkara tiga kasus korupsi, yakni batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel, dilakukan agar proses penyidikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kejaksaan. “Secara bertahap seluruh administrasi penyidikan berikut barang bukti akan diserahkan kepada Kejagung untuk ditindaklanjuti,” kata Yusuf.

🔖 Baca juga:
Sengketa KPK vs Ardito Wijaya: 2 Poin Krusial yang Menghebohkan Persidangan

Sebelumnya, Kortas Tipidkor telah menetapkan Febrie dan Don Ritto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Pihaknya juga telah melimpahkan perkara tersebut ke Kejagung untuk dilanjutkan penyidikannya. “Mari kita kawal perkara ini sampai selesai,” ucapnya.

Mengapa Pelimpahan Dilakukan?

Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekaligus Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono mengatakan bahwa pelimpahan tersebut dilakukan untuk mempercepat penyelesaian perkara sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan Kejagung. “Berkenan pada sore hari ini kami secara formil akan menerima penyerahan perkara tiga perkara, yang hari ini sebagai bentuk komitmen agar ada percepatan profesionalisme dan sinergi bersama-sama,” kata Rudi.

Masyarakat menaruh perhatian besar terhadap perkembangan tiga perkara tersebut. Karena itu, kedua institusi sepakat mempercepat proses penyelesaiannya. “Karena faktanya, masyarakat, publik menunggu terkait dengan penyelesaian perkara seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi III ini,” ujarnya.

🔖 Baca juga:
4 ASN Terpecat dari PPPK karena Bolos, Wali Kota Mengutuk Kinerja yang Tidak Kompeten

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keputusan untuk menyerahkan berkas perkara ke Kejagung memiliki dampak signifikan bagi proses hukum yang akan dijalani oleh Febrie dan pihak-pihak lain yang terlibat. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menegaskan bahwa KPK bisa mengambil alih kasus korupsi tata kelola batu bara yang menyeret eks Jampidsus jika proses perkara tidak berjalan alias mandek.

KPK bekerja sesuai Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) di mana mereka baru bisa mengambil alih kasus dugaan korupsi batu bara jika perkaranya mandek. Kewenangan untuk ambil alih kasus tertuang dalam Pasal 10A ayat (2) UU KPK yang mengatur bahwa kriteria penanganan perkara bisa diambil alih KPK jika laporan masyarakat mengenai tindak pidana korupsi tidak ditindaklanjuti.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Proses hukum yang akan dijalani oleh Febrie dan pihak-pihak lain yang terlibat masih panjang. Kejagung masih harus menindaklanjuti berkas perkara yang telah diserahkan dan melakukan penyidikan lebih lanjut. KPK juga masih mengawasi proses ini dan bisa mengambil alih kasus jika diperlukan.

🔖 Baca juga:
Kasus Hibah Motor Trail Kota Batu, Inspektorat Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Uang Negara

Febrie sendiri masih berstatus tersangka dan belum ditahan. Proses pemeriksaan terhadap dirinya juga belum dimulai karena Kejaksaan Agung masih menunggu pelimpahan administrasi perkara dari Kortas Tipidkor Polri. Masyarakat berharap proses hukum ini dapat berjalan transparan dan adil, serta memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/news/1368316/polri-serahkan-berkas-kasus-eks-jampidsus-ke-kejagung-kpk-siap-ambil-alih-kasus-bila-mandeg, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *