Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifKasus korupsi yang melibatkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, semakin menguat. Rumah Febrie Adriansyah menjadi sorotan Polri terkait dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Penggeledahan dan Penyidikan
Polri masih melakukan pendalaman terkait dugaan korupsi tersebut, yang berujung pada penggeledahan di sejumlah lokasi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa proses penyidikan masih berlangsung dan tim gabungan terus bekerja mengumpulkan alat bukti.
“Nanti dalam proses, ini kan masih secara teknis dan materi masih berlangsung, tim masih terus bergerak. Nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan untuk waktu kapan akan dilakukan pemanggilan, termasuk perkembangan dari perkara yang sedang ditangani,” kata Budi, dalam jumpa pers, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) malam.
Tersangka dan Barang Bukti
Budi menambahkan bahwa polisi akan mengumumkan tersangka kasus tersebut dalam waktu dekat. Namun, ia memastikan pengumuman itu tidak dilakukan pada Jumat malam. “Setelah hasil penyidikan dan gelar perkara ya,” tutur eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu.
Tampak barang bukti dari hasil penggeledahan di 13 lokasi ditampilkan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Barang bukti itu meliputi tumpukan uang dari berbagai mata uang, emas batangan, sejumlah kontainer, sejumlah koper, hingga monitor komputer.
Mengapa Kasus Ini Penting?
Pemberantasan korupsi mendapat dukungan seluruh kementerian dan lembaga. Hal tersebut juga menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, penyidikan dilakukan secara sinergis antara Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya.
“Kami yakin dan percaya seluruh kementerian dan lembaga pasti akan mendukung untuk pemberantasan korupsi. Apalagi itu sudah menjadi program prioritas Bapak Presiden,” kata Budi.
“Kami jamin dan itu bersama-sama sinergi dan kolaborasi dalam menuntaskan perkara-perkara korupsi,” lanjutnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kasus korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Polri masih terus melakukan penyidikan dan pengumpulan alat bukti. Dampak dari kasus ini juga akan mempengaruhi kinerja Kejaksaan Agung dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.
Apa artinya ini ke depan? Kasus ini akan menjadi ujian bagi Polri dan Kejaksaan Agung dalam memberantas korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartakota.tribunnews.com/news/894991/usut-kasus-batu-bara-hingga-asabri-polri-telusuri-status-rumah-febrie-adriansyah, without altering the facts of the original article.