4 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Kasus stunting tinggi di Indonesia, namun SPPG justru terkonsentrasi di wilayah dengan kasus stunting terendah. Mengapa hal ini terjadi?

Kasus stunting tinggi di Indonesia ternyata tidak sejalan dengan keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang justru paling banyak berada di wilayah dengan kasus stunting terendah. Provinsi Papua Pegunungan, yang memiliki kasus stunting tertinggi mencapai 40 persen, hanya memiliki 13 SPPG. Sementara itu, Jawa Barat dengan kasus stunting 15 persen memiliki 6.357 SPPG.

Kasus Stunting Tinggi, SPPG Malah Sedikit

Menurut data, Provinsi Papua Pegunungan memiliki kasus stunting tertinggi dengan 40 persen. Namun, jumlah SPPG di sana sangat sedikit, yaitu hanya 13. Sementara itu, Sulawesi Barat memiliki kasus stunting 35 persen dengan 177 SPPG. Jawa Barat, yang memiliki kasus stunting 15 persen, justru memiliki jumlah SPPG yang sangat banyak, yaitu 6.357.

Dengan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa tujuan utama adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu penanganan stunting berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. SPPG banyaknya di kota, sementara stunting itu adanya di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil).

Mengapa Program MBG Tidak Efektif?

Program MBG dinilai tidak efektif dalam menangani kasus stunting karena tidak berbasis pada bukti empiris. Riset yang dilakukan menggunakan metode discrete choice experiment menunjukkan bahwa MBG bukan menjadi pilihan utama bagi masyarakat terkait program dari pemerintah. Masyarakat lebih memilih program lain seperti cash (uang tunai), pendidikan gratis, kesehatan yang layak, dan beasiswa.

Menurut penelitian, ketika masyarakat ditanya tentang pilihan program, mereka akan memilih program yang paling bermanfaat bagi mereka. Oleh karena itu, perlu dilakukan riset yang lebih mendalam untuk mengetahui keinginan masyarakat dan membuat program yang lebih efektif.

Dampak Program MBG

Dampak dari program MBG yang tidak efektif dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Program yang tidak berbasis pada bukti empiris dapat menyebabkan pemborosan anggaran dan tidak menyelesaikan masalah stunting secara efektif.

Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan program MBG untuk membuatnya lebih efektif dalam menangani kasus stunting. Perlu dilakukan riset yang lebih mendalam untuk mengetahui keinginan masyarakat dan membuat program yang lebih tepat sasaran.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus stunting di Indonesia masih menjadi masalah yang serius dan perlu diatasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang lebih serius dan efektif untuk menangani masalah ini. Program MBG perlu dievaluasi dan diperbaiki untuk membuatnya lebih efektif dalam menangani kasus stunting.

Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam proses pembuatan program untuk memastikan bahwa program yang dibuat tepat sasaran dan efektif. Dengan kerja sama dan upaya yang serius, diharapkan kasus stunting di Indonesia dapat dikurangi dan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *