**Keluarga Dirja Histeris di Sidang Pembunuhan, Pirman Diteriaki Pembunuh** **Momen Penentu di Menit Akhir** Suasana tegang bercampur emosi mewarnai Ruang Sidang Harifin Tumpa Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (29/7/2026). Momen tersebut terjadi saat sidang agenda pemeriksaan saksi kasus dugaan pembunuhan dilakukan Bripda Pirman kepada juniornya, almarhum Bripda Dirja Pratama. Begitu terdakwa Bripda Pirman masuk ruang sidang, keluarga almarhum Bripda Dirja Pratama langsung teriak pembunuh. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada hari itu, ada enam saksi dihadirkan beserta barang bukti. Sidang pemeriksaan saksi berlangsung kurang lebih dua jam. Ketua Majelis Hakim langsung menegur saat terdakwa Bripda Pirman masuk ruang sidang, meminta seluruh peserta sidang untuk tenang, jika tidak sidang tak dilanjutkan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Johana Josephina Sattu meninggalkan meja JPU lalu berjalan ke arah keluarga korban, meminta mereka untuk tenang agar sidang bisa berjalan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keluarga almarhum Bripda Dirja Pratama sangat terpukul dengan kematian anak mereka. Mereka telah menunggu proses hukum berjalan demi mencari keadilan bagi keluarga mereka. Dengan tindakan terdakwa Bripda Pirman, mereka merasa keadilan telah dekat, tetapi juga merasa kesal karena proses hukum masih terlalu panjang. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sidang pemeriksaan saksi telah berlangsung, tetapi proses hukum masih belum selesai. Keluarga almarhum Bripda Dirja Pratama harus menunggu hasil sidang berikutnya, yang akan menentukan nasib terdakwa Bripda Pirman. Mereka berharap bahwa keadilan akan segera ditemukan, tetapi juga mengerti bahwa proses hukum tidaklah mudah dan memakan waktu lama. **Mengapa & Dampak** Mengapa keluarga almarhum Bripda Dirja Pratama sangat terpukul dengan kematian anak mereka? Mereka telah kehilangan seorang anggota keluarga yang sangat penting, dan proses hukum yang panjang telah membuat mereka kehilangan harapan. Dampak dari kejadian ini adalah bahwa keluarga almarhum Bripda Dirja Pratama harus menunggu hasil sidang berikutnya, yang akan menentukan nasib terdakwa Bripda Pirman. **Pembuka** Keluarga Dirja histeris di sidang pembunuhan, Pirman diteriaki pembunuh. Keluarga almarhum Bripda Dirja Pratama sangat terpukul dengan kematian anak mereka dan telah menunggu proses hukum berjalan demi mencari keadilan bagi keluarga mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1845732/keluarga-almarhum-bripda-dirja-histeris-di-sidang-terdakwa-bripda-pirman-diteriaki-pembunuh, without altering the facts of the original article.