**Kematian Kurir Paket di Korea Selatan: Membuka Sisi Kelam Layanan Pengiriman Ekspres** **Momen Penentu di Menit Akhir** Saat Park Mi-suk menemukan putranya, Jang Deok-jun, dalam keadaan tidak sadarkan diri di bak mandi, ia tidak menyangka bahwa itu akan menjadi momen penentu dalam hidupnya. Jang, yang berusia 27 tahun, meninggal karena serangan jantung yang disebabkan oleh kelelahan akibat bekerja secara berlebihan. Seminggu sebelum kematiannya, Park Mi-suk telah memintanya berhenti dari pekerjaannya sebagai kurir di Coupang, perusahaan ritel daring terbesar di Korea Selatan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut Park, berat badan Jang turun hingga 15 kilogram selama lebih dari setahun ia bekerja sebagai kurir. Jang juga mengeluhkan kelelahan yang luar biasa, tetapi ia menolak berhenti bekerja karena mengibaratkan pekerjaannya seperti jungkat-jungkit. Ia merasa bahwa jika ia berhenti, rekan-rekan kerjanya akan semakin kesulitan menanggung beban pekerjaan. Pada 2020, Jang meninggal, tetapi enam tahun kemudian, Park masih terus memperjuangkan perubahan terhadap praktik yang ia yakini menjadi penyebab kematian putranya: sistem pengiriman barang pada malam hari. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Layanan pengiriman pada malam hari telah menjadi hal yang umum di Korea Selatan, karena konsumen dijamin mendapatkan barangnya sebelum pukul 07.00 pagi selama pesanan dilakukan sebelum tengah malam. Namun, kondisi kerja para pekerja gudang dan kurir semakin mendapat sorotan. Antara tahun 2020 hingga Mei 2026, Comwel, lembaga asuransi milik pemerintah yang menangani perlindungan kesehatan para pekerja, menyatakan bahwa 46 pekerja gudang dan kurir pengiriman, termasuk Jang, meninggal akibat stroke atau penyakit jantung yang dikategorikan sebagai kematian terkait pekerjaan. Park masih terus memperjuangkan perubahan, berharap tidak ada lagi orang tua yang mengalami kesalahan yang sama. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Park Mi-suk masih terus memperjuangkan perubahan terhadap praktik yang ia yakini menjadi penyebab kematian putranya. Ia berharap bahwa dengan melakukan perubahan, tidak ada lagi pekerja yang harus mengalami kesulitan yang sama seperti Jang. Industri pengiriman cepat di Korea Selatan masih memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi, tetapi dengan perjuangan yang berkelanjutan, mungkin saja akan ada perubahan positif di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c2elw9dgedvo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.