Kemendikdasmen Desak Guru Kuasai Teknologi, Katakan Siswa Lebih Cakap Digital Daripada Pengajar menegaskan pentingnya kecakapan digital bagi pendidik di era teknologi yang terus berkembang.
Acara Puncak Anugerah Terpujilah Guru sebagai Latar Belakang
Puncak Anugerah Terpujilah Guru yang diselenggarakan oleh Telkomsel di Jakarta Selatan pada Rabu (23/9/2026) menjadi ajang bagi Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani untuk menyampaikan pesan pentingnya digitalisasi pendidikan. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa siswa saat ini lebih cakap digital dibandingkan pengajar.
Permintaan Kecakapan Digital Guru oleh Kemendikdasmen
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani menyatakan bahwa kementerian meminta guru untuk meningkatkan kecakapan digital agar mampu mendidik dan mengedukasi peserta didik dalam memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (KA) secara aman dan bijak. Menurut beliau, perkembangan teknologi membuat peserta didik semakin cepat beradaptasi dengan berbagai platform digital sehingga menuntut guru tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, namun juga memahami perilaku dan aktivitas digital peserta didik.
Peran Guru dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi
Kemendikdasmen Desak Guru Kuasai Teknologi, Katakan Siswa Lebih Cakap Digital Daripada Pengajar menyoroti bahwa guru harus menjadi fasilitator yang mengerti cara kerja platform digital serta dampak sosialnya. Dengan pemahaman ini, guru dapat menyiapkan materi pembelajaran yang relevan dan menumbuhkan kebiasaan digital yang sehat di kalangan siswa.
Dampak Positif Peningkatan Kecakapan Digital bagi Pendidikan
Jika guru dapat menguasai teknologi, maka proses belajar mengajar dapat menjadi lebih interaktif dan menarik. Siswa dapat memanfaatkan alat digital untuk eksplorasi pengetahuan, sementara guru dapat memonitor perkembangan mereka secara real time. Hal ini juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, karena guru dapat mengidentifikasi perilaku online yang berpotensi berbahaya sejak dini.
Langkah Praktis bagi Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Digital
Untuk mencapai tujuan tersebut, Kemendikdasmen Desak Guru Kuasai Teknologi, Katakan Siswa Lebih Cakap Digital Daripada Pengajar menyarankan beberapa langkah praktis, seperti mengikuti pelatihan digital, mengintegrasikan aplikasi AI ke dalam rencana pelajaran, dan berkolaborasi dengan rekan sejawat untuk berbagi pengalaman. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi digital guru secara berkelanjutan.
Kesimpulan: Menyongsong Generasi Digital yang Sehat
Dengan mendorong guru untuk lebih cakap digital, Kemendikdasmen Desak Guru Kuasai Teknologi, Katakan Siswa Lebih Cakap Digital Daripada Pengajar berharap dapat menciptakan generasi yang tidak hanya terampil dalam teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara aman dan bijak. Hal ini menjadi kunci bagi masa depan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jogja.antaranews.com/berita/855921/kemendikdasmen-minta-guru-lebih-cakap-digital-dibanding-peserta-didik, without altering the facts of the original article.