6 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pemerintah Indonesia mengambil alih 60% saham KCIC Whoosh, operator kereta cepat, dalam langkah strategis untuk mengambil kendali operasional. Apa yang terjadi selanjutnya dengan proyek kereta cepat ini?

Langkah Strategis Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh

Pemerintah Indonesia akan mengambil alih kepemilikan mayoritas saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator kereta cepat Whoosh, dalam langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan proyek kereta cepat ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pemerintah akan mengambil alih 60% saham KCIC yang selama ini dimiliki konsorsium BUMN.

Kronologi Fakta

Kepemilikan saham KCIC yang selama ini dimiliki konsorsium BUMN akan dialihkan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026. Pembahasan yang pertama adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang akan diserahkan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat ke pemerintah pusat. Berikut adalah langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah:

– 60% saham KCIC akan dialihkan ke Kemenkeu.

– Kepemilikan saham tidak lagi berada di bawah PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) maupun PT Kereta Api Indonesia (Persero).

– Saham akan dikelola melalui Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu sehingga tidak menjadi beban langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Penyebab dan Dampak

Pembelian saham KCIC oleh pemerintah memiliki beberapa tujuan. Pertama, untuk meningkatkan pengelolaan proyek kereta cepat Whoosh dan memastikan bahwa proyek ini berjalan lancar. Kedua, untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan China dalam pengelolaan Whoosh. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan kemampuan negara dalam mengelola proyek-proyek strategis seperti kereta cepat.

Dengan adanya langkah strategis ini, pemerintah dapat meningkatkan pengelolaan Whoosh dan memastikan bahwa proyek ini berjalan lancar. Selain itu, kerja sama antara Indonesia dan China dalam pengelolaan Whoosh juga akan terus berlanjut. 40% saham KCIC tetap dimiliki konsorsium China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd., sehingga kerja sama antara kedua negara tetap berlanjut.

Penutup

Dengan demikian informasi tentang langkah strategis Kemenkeu ambil alih 60 persen saham KCIC Whoosh. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan proyek kereta cepat Whoosh dan memastikan bahwa proyek ini berjalan lancar. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/bisnis/read/8263099/kemenkeu-ambil-alih-60-saham-kcic-whoosh, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *