Kenangan Putri untuk Temon: Ayah Hebat yang Penuh Nasihat
Komedian Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7) pagi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama putri kelimanya, Rambu. Rambu mengenang sang ayah sebagai sosok hebat yang selalu hadir dalam kehidupan anak-anaknya. “Menurut saya… susah sih dipake kata-kata gitu. Kayak ya sudah, sosok Ayah yang… gimana ya? Ya hebat lah. Kayak… hebat lah, enggak tahu bingung,” kata Rambu di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Apa yang Terjadi
Temon, yang memiliki nama lengkap Simson Rarameha Ngadang, meninggal dunia pada Minggu (12/7) pagi pukul 08.42 WIB. Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh asisten Temon, Febry. Meskipun penyebab utamanya belum dipastikan pihak keluarga, Febry mengakui Temon memiliki riwayat hipertensi. “Belum tahu pasti, tapi emang ada darah tinggi,” ujar Febry singkat.
Mengapa dan Dampak
Rambu, putri kelima Temon, mengenang sang ayah sebagai sosok yang konsisten mengajarkan nilai hidup sederhana. Salah satu nasihat yang paling ia ingat, yaitu pesan untuk selalu menjadi orang baik dan tidak menyusahkan orang lain. “Kemarin kayak bilang harus jadi orang, kayak jadi orang tuh harus baik, enggak boleh… pokoknya ngasih nasihat yang kalau bisa jangan ngerepotin orang, jangan… jangan jadi orang yang jahat saja deh,” ujar Rambu. Kepergian Temon meninggalkan dampak besar bagi keluarga, terutama anak-anaknya. Rambu menambahkan, setelah wisuda ia masih sempat bertemu Temon dalam sebuah acara. Tak disangka, pertemuan itu menjadi momen terakhirnya bersama sang ayah sebelum berpulang.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kehadiran Temon dalam kehidupan anak-anaknya, terutama Rambu, sangat berarti. Ia tak henti memberi teladan kebaikan dan menjadi sosok yang hebat dalam keluarga. “Dulu juga yang sering ngajarin sekolah, belajar, tuh Papa sih yang ngajarin. Kayak kalau ada PR bingung nih, enggak tahu cara nyelesainnya gimana, Papa yang ngasih tahu, Papa yang ajarin,” tuturnya. Salah satu momen yang paling berkesan bagi Rambu, yaitu saat Temon hadir mendampinginya di hari wisuda. Baginya, momen itu menjadi sangat istimewa karena seluruh keluarga dapat berkumpul bersama dan menyaksikan pencapaian dirinya. Kepergian Temon akan selalu dikenang oleh keluarga, terutama anak-anaknya, sebagai sosok ayah yang hebat dan penuh nasihat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260712170313-234-1379847/mendiang-temon-di-mata-putrinya-hebat-dan-penuh-nasihat, without altering the facts of the original article.