Klub Premier League, Hull City, terancam memulai musim 2026/2027 dengan hukuman pengurangan 6 poin. Hal ini disebabkan oleh pelanggaran aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) yang dapat menyebabkan kerugian sebesar 6 juta paun. Jika tidak segera diatasi, Hull City berpotensi mendapatkan sanksi berat.
Kronologi Masalah Keuangan Hull City
Hull City mengalami kelebihan pengeluaran sekitar 6 juta paun dalam perhitungan PSR. Masalah ini muncul akibat bonus promosi yang tercantum dalam kontrak para pemain setelah klub berhasil naik kasta dari Championship pada akhir musim 2025/2026. Jika Hull gagal mengalahkan Millwall atau Middlesbrough dalam play-off, mereka tidak akan berada dalam posisi melampaui batas kerugian maksimal sebesar 39 juta paun dalam periode tiga musim dan tidak akan menghadapi ancaman sanksi tersebut.
Mengapa Hull City Terancam Sanksi?
Menurut pakar keuangan sepak bola, Kieran Maguire, kerugian Hull dalam beberapa musim terakhir sebenarnya tidak terlalu besar. Namun, bonus promosi pemain dihitung dalam perhitungan PSR, sehingga Hull City berpotensi melampaui batas kerugian 39 juta paun. Maguire mencontohkan kasus Nottingham Forest yang pernah dijatuhi sanksi pengurangan poin karena persoalan serupa.
Dampak dan Solusi
Untuk menghindari hukuman, Hull harus memperoleh dana sekitar 6 juta paun dari penjualan pemain sebelum 1 Juli. Pemilik klub, Acun Ilicali, mengakui situasi tersebut secara terbuka dan menyatakan bahwa klub akan berusaha untuk menjual beberapa pemain sebelum tanggal tersebut. Ilicali juga menyatakan bahwa nilai para pemain Hull City meningkat setelah promosi ke Premier League, sehingga klub dapat memperoleh keuntungan dari penjualan pemain.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Klub-klub Premier League harus mematuhi aturan keuangan yang ketat untuk menghindari sanksi. Hull City harus segera menyeimbangkan keuangan mereka untuk menghindari hukuman pengurangan poin. Dengan demikian, klub dapat memulai musim 2026/2027 dengan keadaan yang lebih stabil dan siap untuk bersaing di level tertinggi.