Kolaborasi Kemensos dan TNI untuk Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat
Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNI berkolaborasi untuk menyiapkan program pembentukan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat. Sekitar 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) akan terlibat dalam proses pembinaan tersebut. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin dan rapi.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R. Sidiharta Wisnu Graha di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada Rabu, 24 Juni 2026. Dok. Kemensos
Apa yang Terjadi?
Dalam pertemuan di Kantor Kemensos, Agus Jabo Priyono mengungkapkan bahwa pembinaan ini penting dilakukan untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin dan rapi. Lima taruna direncanakan akan bertanggung jawab terhadap satu sekolah untuk memberikan sejumlah materi, seperti soal kerapian pakaian maupun kamar asrama. “Setelah ada skema antara Mabes TNI dengan Kemensos, di bawah Kemenhan, rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian,” kata Agus Jabo Priyono.
Mengapa dan Dampak
Kementerian Sosial dan TNI berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. “Karena memang kita butuh. Sejak awal Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) itu justru untuk mendisiplinkan dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat itu memang butuh pembinaan. Dan sejak awal kita sudah minta sebetulnya ke TNI/Polri untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan itu,” tutur Agus Jabo Priyono.
Detail Pelaksanaan Program
Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R Sidiharta Wisnu Graha mengatakan, pihaknya akan mengirimkan sebanyak kurang lebih 1.000 Taruna Tingkat 1 dan Tingkat 2 untuk melaksanakan pembinaan pembentukan karakter ini di 178 titik Sekolah Rakyat. “Nanti kami siapkan seribu orang, itu termasuk pengasuhnya Taruna. Jadi nanti Taruna yang kami kirim itu Tingkat 1 dan Tingkat 2.” Hingga kini, Mabes TNI dan Kemensos masih menyiapkan skema pelaksanaan program pembinaan tersebut. Rencananya, kegiatan mulai dilakukan pada awal Agustus 2026 dalam kurun waktu satu minggu. Adapun beberapa materi yang akan diajarkan antara lain: cara menyetrika baju seragam, merapikan seprei, kerapian lemari pakaian, hingga cara menyemir sepatu.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa Sekolah Rakyat dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan kolaborasi antara Kemensos dan TNI, diharapkan program ini dapat berjalan efektif dan memberikan hasil yang maksimal. Kementerian Sosial dan TNI akan terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan membentuk karakter siswa yang lebih baik.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://nasional.tempo.co/read/2110235/kolaborasi-kemensos-dan-tni-1-000-taruna-akmil-akan-latih-siswa-sekolah-rakyat, without altering the facts of the original article.