Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifKonflik Kerajaan Gowa: Bupati Husniah Talenrang dan DPRD Dipaksa Berdamai
Konflik antara Bupati Gowa, Husniah Talenrang, dan DPRD Gowa tampaknya akan segera menemukan titik temu. Lembaga adat Kerajaan Gowa telah melakukan zikir Jumat dan Songkobala (tolak bala) di Museum Balla Lompoa pada Kamis malam, 10 Juli 2026, sebagai upaya memohon keselamatan dan kedamaian bagi masyarakat Gowa. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku adat Kerajaan Gowa dan menghasilkan beberapa keputusan penting.
Momen Penentu di Menit Akhir
Kegiatan zikir Jumat dan Songkobala dimulai usai salat Isya dan dihadiri oleh sembilan pemangku adat yang mengenakan pakaian putih dan songkok hitam. Mereka memimpin zikir dan melantunkan doa Songkobala sebagai ikhtiar memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi Tu Gowaya atau masyarakat Gowa. Setelah zikir, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Lembaga Kerajaan Gowa, Andi Hasanuddin Abe. Berbagai persoalan di Gowa dibahas, termasuk polemik hak angket DPRD terhadap Bupati Gowa.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Lembaga adat Kerajaan Gowa menginginkan Gowa kondusif dan tidak diwarnai kegaduhan. “Silakan laksanakan hak-hak masing-masing, tapi jangan sampai mencabik-cabik kebersamaan dan persatuan di Gowa. Itulah kuncinya,” tegas Andi Hasanuddin Abe. Hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan membentuk tim untuk melakukan audiensi dengan Bupati Gowa dan DPRD Gowa. Langkah ini bertujuan membangun harmonisasi antara eksekutif dan legislatif agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu akibat konflik yang berkepanjangan. Konflik antara Bupati Gowa dan DPRD Gowa telah berlangsung lama dan berdampak pada pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, lembaga adat Kerajaan Gowa berencana menyampaikan hasil pembahasan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat kepada pihak kepolisian. Dengan demikian, diharapkan konflik dapat segera diselesaikan dan Gowa dapat kembali kondusif.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, dan DPRD Gowa masih memiliki jalan panjang untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung lama. Namun, dengan upaya lembaga adat Kerajaan Gowa untuk memfasilitasi dialog dan membangun harmonisasi, diharapkan konflik dapat segera diselesaikan. Masyarakat Gowa menantikan penyelesaian konflik ini agar pelayanan publik dapat berjalan lancar dan efektif.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/gowa/1843801/kerajaan-gowa-dorong-bupati-husniah-talenrang-dan-dprd-berdamai, without altering the facts of the original article.