**Korban Selamat KMP Mutiara Sentosa II Terombang-ambing di Laut, Kehabisan Tenaga** **KMP Mutiara Sentosa II: Momen Penentu di Menit Akhir** Denik Rohana (31), korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, masih teringat dengan jelas detik-detik dirinya bertahan hidup di perairan utara Sumenep, Jawa Timur. Ia mengaku pasrah hingga kehabisan tenaga selama terombang-ambing di laut sebelum akhirnya mendapatkan bantuan penyelamatan. “Saya kepisah (dengan suami) sampai menuju kapal penyelamat kepisah. Di situ juga sudah ada korban dua, di situ saya juga sudah pasrah,” ungkap warga Mbarsari, Gambiran, Prigen, Kabupaten Pasuruan, di Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak, Senin (3/8/2026). **Mengapa & Dampak** Kejadian ini terjadi karena insiden kebakaran yang melanda KMP Mutiara Sentosa II. Menurut Denik, pasrahnya mulai terasa ketika ia melihat banyak korban lain masih berada di atas kapal. Saat terapung dan panik, air ombak laut terus masuk mulut. Sering kali tubuhnya dihantam ombak, ia hanya mengikuti arus dan harus bertahan menunggu kapal penyelamat. “Pas lagi tegang, panik, kemasukan air terus,” ucapnya. Akibat satu jam terombang-ambing di laut perairan Sumenep, Denik mengaku merasakan kram perut. Ia juga menunjukan luka di telapak jari tangannya saat menggenggam tali tampar kapal. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Denik Rohana harus bertahan hidup selama satu jam di laut perairan Sumenep sebelum akhirnya mendapatkan bantuan penyelamatan. 2. Ia melihat banyak korban lain masih berada di atas kapal saat terombang-ambing di laut. 3. Denik mengaku merasakan kram perut dan luka di telapak jari tangannya saat menggenggam tali tampar kapal. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kejadian ini menunjukkan bahwa kebakaran di kapal dapat terjadi kapan saja dan tanpa sinyal peringatan. Oleh karena itu, penting bagi pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan di kapal-kapal yang berlayar di laut. Selain itu, bantuan penyelamatan yang cepat dan efektif juga sangat penting untuk menyelamatkan korban-korban yang terjebak di laut. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sementara Denik Rohana masih mengalami trauma dari kejadian tersebut, ia telah berhasil selamat dari bencana ini. Namun, perlu diingat bahwa kejadian ini dapat terjadi kembali jika kita tidak berhati-hati dan tidak meningkatkan kesadaran tentang keamanan di kapal-kapal. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk belajar dari kejadian ini dan meningkatkan kesadaran tentang keamanan di kapal-kapal.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/surabaya/554847/korban-selamat-kmp-mutiara-sentosa-ii-pasrah-terombang-ambing-di-laut-kehabisan-tenaga-kram-perut, without altering the facts of the original article.