Momen Penentu di Menit Akhir
Ria Melinda (28) adalah guru kelas 1 SDN 49 Lappo Ase, Kecamatan Awangpone. Ia tampil dengan mengenakan kostum ulat berwarna hijau. Penampilannya mendapatkan sambutan meriah dari penonton, dengan riuh tepuk tangan dan tawa yang mengiringi cerita yang dibawakannya. Banyak anak-anak yang larut mengikuti alur cerita yang disajikan oleh Ria Melinda. Setelah tampil, sejumlah penonton mengajak Ria Melinda berfoto bersama.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Ria Melinda merupakan wakil dari Kabupaten Bone yang telah melewati seleksi pada April 2026. Ia kemudian menjalani pembinaan bersama pelatih dongeng Andi Canra Agus serta rekannya sesama pendongeng, Syamsurya. Dongeng yang dibawakan oleh Ria Melinda merupakan karya tulisnya sendiri yang disusun selama sekitar satu bulan melalui berbagai tahap penyempurnaan. “Alhamdulillah, ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba mendongeng sehingga menjadi motivasi besar untuk terus belajar,” ujarnya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Bagi Ria, penampilannya memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar mengikuti perlombaan. Ia berharap dapat terus meningkatkan kemampuannya dalam mendongeng dan memberikan inspirasi kepada anak-anak melalui cerita yang dibawakannya. Lomba dongeng seperti Porsenijar dapat menjadi ajang yang positif untuk mengembangkan bakat dan kreativitas anak-anak, serta mempromosikan nilai-nilai pendidikan yang menyenangkan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Porsenijar 2026 telah menjadi ajang yang memukau, dengan berbagai penampilan yang menarik dan inspiratif. Ria Melinda dan peserta lainnya telah menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam mendongeng, serta memberikan inspirasi kepada penonton. Ke depannya, diharapkan bahwa ajang seperti Porsenijar dapat terus diselenggarakan dan menjadi platform yang positif untuk mengembangkan bakat dan kreativitas anak-anak.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/sidrap/1843162/inilah-sosok-guru-asal-bone-curi-perhatian-lomba-dongeng-porsenijar-2026, without altering the facts of the original article.