Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?
KompetitifMahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen meraih gelar Agam Ekonomi Kreatif dan Agam Entrepreneur Bireuen. Sulthan Zaki Kurniawan, mahasiswa prodi Informatika Medis, dinobatkan sebagai Agam Ekonomi Kreatif, sedangkan Muhammad Aizat Fachrozy, mahasiswa prodi Informatika, dinobatkan sebagai Agam Entrepreneur Bireuen Tahun 2026.
Momen Penentu di Malam Penghargaan
Penobatan berlangsung dalam ajang pemilihan Agam Inong Bireuen pada Sabtu (5/7/2026) malam di aula Hotel Fajar Bireuen. Sebanyak 83 peserta terdiri dari 40 Agam dan 43 Inong mengikuti serangkaian tahapan seleksi mulai dari administrasi, uji bakat, wawancara, karantina, hingga pembekalan. Adapun yang dinobatkan sebagai Agam Bireuen 2026 adalah Muhammad Afgan, sedangkan Nazla Asyifa dinobatkan sebagai Inong Bireuen 2026.
Selain menetapkan Agam Bireuen dan Inong Bireuen 2026, dewan juri juga memilih pemenang pada sejumlah kategori khusus. Kategori Agam Ekonomi Kreatif diraih oleh Sulthan Zaki Kurniawan, sedangkan kategori Agam Entrepreneur Bireuen diraih oleh Muhammad Aizat Fachrozy.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Berikut beberapa fakta terkait dengan kejadian ini:
Sulthan Zaki Kurniawan adalah mahasiswa prodi Informatika Medis Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim. Ia dinobatkan sebagai Agam Ekonomi Kreatif Bireuen Tahun 2026. Muhammad Aizat Fachrozy adalah mahasiswa prodi Informatika Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim. Ia dinobatkan sebagai Agam Entrepreneur Bireuen Tahun 2026.
Kedua mahasiswa tersebut berhasil meraih gelar tersebut setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Mereka harus menjalani seleksi administrasi, uji bakat, wawancara, karantina, hingga pembekalan intensif mengenai kepariwisataan, ekonomi kreatif, budaya daerah, public speaking, keagamaan, dan kepemimpinan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Penobatan sebagai Agam Ekonomi Kreatif dan Agam Entrepreneur Bireuen ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Fikom Umuslim untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan di daerah.
Kedua mahasiswa tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya dalam bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah meraih gelar Agam Ekonomi Kreatif dan Agam Entrepreneur Bireuen, Sulthan Zaki Kurniawan dan Muhammad Aizat Fachrozy masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Mereka diharapkan dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan, serta menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan di daerah.
Dengan demikian, diharapkan gelar Agam Ekonomi Kreatif dan Agam Entrepreneur Bireuen yang diraih oleh Sulthan Zaki Kurniawan dan Muhammad Aizat Fachrozy dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1033175/mahasiswa-fikom-umuslim-dinobatkan-jadi-agam-ekonomi-kreatif-dan-agam-entrepreneur-bireuen, without altering the facts of the original article.