Kylian Mbappe, penyerang Timnas Prancis, menegaskan bahwa dirinya tidak peduli dengan kritik yang dialamatkan kepadanya. Ia hanya ingin membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia 2026. Mbappe sempat disorot usai gagal mencetak gol dalam tiga laga uji coba Prancis sebelum Piala Dunia 2026.
Momen Penentu di Awal Turnamen
Namun, Mbappe berhasil mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Senegal 3-1 di East Rutherford, Rabu (17/6) dini hari WIB. Ia kini sudah mencetak 14 gol di Piala Dunia, menjadikannya sebagai pemain Les Bleus tersubur di ajang akbar itu. Ia juga telah melewati rekor Olivier Giroud selaku top skor sepanjang masa Prancis dengan 58 gol.
Apa yang Terjadi Sebelumnya?
Sebelumnya, Mbappe sempat disorot usai gagal mencetak gol dalam tiga laga uji coba Prancis sebelum Piala Dunia 2026. Pelatih Didier Deschamps sampai pasang badan dengan menyebut bomber Real Madrid itu sedang ‘menyimpan golnya’ untuk Piala Dunia. Benar saja, Mbappe berhasil mencetak dua gol sewaktu mempecundangi Senegal.
Mengapa Kritik Tidak Diperhatikan?
Mbappe tidak ambil pusing dengan segala macam kritik yang hadir. Sebab kalau terus dipikirkan, tak akan ada habisnya. “Saya bermain untuk mencatat sejarah negara saya dan memastikan kami lolos ke final dan memenangi Piala Dunia. Tidak ada (niat) balas dendam (kepada para kritikus). Jika saya mulai bermain demi membungkam semua orang yang mengkritik saya, saya harus bermain sampai usia 80 tahun,” tegasnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Prancis selanjutnya akan berjumpa Irak di Philadelphia, Selasa (23/6) pukul 04.00 WIB. Mampukah Mbappe kembali bersinar? “Saya sangat senang bisa menulis sedikit lebih banyak sejarah negara saya. Itu selalu menjadi keinginan saya. Namun kami tahu mengapa kami di sini. Saya akan punya waktu untuk memikirkan hal-hal seperti ini (rekor pribadi) nanti ketika saya sudah berhenti bermain,” ujarnya. Dengan 58 gol, ia unggul satu dari penyerang Lille tersebut dan masih bisa bertambah, mengingat ia baru 27 tahun.