MBG Fokus Baru pada Ibu Hamil dan Balita di Daerah 3T
Pemerintah telah mempertajam sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta warga di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah strategis ini disepakati dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri guna mengevaluasi pelaksanaan program secara menyeluruh.
Kronologi Fakta
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan pentingnya penyesuaian ini agar anggaran negara tepat guna. “MBG harus hadir lebih dulu kepada mereka yang paling membutuhkan. Karena itu kita melakukan penajaman sasaran sekaligus memperkuat tata kelola agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal,” kata Menteri Zulkifli Hasan. Pemerintah mendata masih ada sekitar 11,15 juta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang belum terjangkau MBG. Kelompok ini diprioritaskan demi mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Mengapa & Dampak
Penyesuaian sasaran MBG ini bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Ibu hamil, ibu menyusui, dan balita adalah kelompok yang paling membutuhkan asupan gizi yang seimbang untuk tumbuh kembang yang optimal. Dengan memprioritaskan kelompok ini, pemerintah berharap dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Penutup
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah telah mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam program MBG. Dengan penyesuaian sasaran ini, pemerintah berharap dapat mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Demikian informasi ini, semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/bisnis/read/8264066/anggaran-tepat-sasaran-mbg-geser-fokus-ke-ibu-hamil-dan-balita-daerah-3t, without altering the facts of the original article.