7 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Meninggal di Tanahbumbu, 3 Mahasiswa Unukase Berpisah Dengan Pejuang Ilmu. Ibu Lutfi kehilangan tiga sosok anak didiknya yang dikenal sebagai pejuang ilmu dan agama berdedikasi tinggi.

Meninggal di Tanahbumbu, 3 Mahasiswa Unukase Berpisah Dengan Pejuang Ilmu Pada hari yang penuh duka, Tanahbumbu kehilangan tiga sosok muda yang sangat berdedikasi dalam menuntut ilmu dan agama. Nafa Izzatu Jannah, Nur’aini Salsabila, dan Veri Andi Saputra, tiga mahasiswa Unukase yang dipandang sebagai pejuang ilmu dan agama, telah meninggal Dunia. **Mengapa & Dampak** Tiga mahasiswa Unukase ini memiliki kehangatan dan dedikasi luar biasa yang membuat siapapun tersentuh. Nafa dikenal sebagai sosok yang sangat ramah, murah senyum, serta setia menemani dan mengantar pendiri Rumah Belajar Bersujud (RBB), Ibu Lutfi, mengajar kapan saja dibutuhkan. Sementara itu, Veri merupakan pribadi yang santun kepada siapapun, humoris, serta selalu berhasil mencairkan suasana dengan candaannya. Salsabila yang cenderung pendiam pun selalu menunjukkan kepedulian nyata, terutama saat kegiatan bersama seperti memasak dan menyiapkan konsumsi, di mana ketiganya selalu menjadi yang paling aktif membantu serta menyukai hal-hal baru yang menantang demi menggapai cita-cita menjadi guru yang baik. Keakraban yang terjalin erat itu melahirkan banyak kenangan manis sekaligus memilukan bagi Ibu Lutfi. Salah satu momen paling berbekas adalah ketika Nafa secara khusus mengutarakan keinginannya saat perayaan ulang tahun anak Ibu Lutfi untuk ikut berlibur ke Pulau Kayaan pada bulan Agustus mendatang setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Nafa bahkan kerap berpesan agar Ibu Lutfi selalu menghubunginya setiap kali merasa sedih, sebuah janji tulus dan impian sederhana yang kini harus terhenti akibat takdir yang memisahkan mereka. Mereka ini pejuang ilmu, pejuang di agama, karena ketiganya juga menjadi guru TPA di daerahnya masing-masing. Ketika mereka kumpul, yang dibicarakan selalu hal yang bermanfaat. Pernah bilang juga kalau ibu sedih hubungi saya saja, dan semua belum terlaksana karena sama-sama sibuk,” kenang Ibu Lutfi dengan penuh keharuan saat mengingat interaksi mereka, Selasa (4/8/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kehilangan tiga mahasiswa Unukase ini bukan hanya akan dirasakan oleh Ibu Lutfi, tetapi juga oleh seluruh komunitas di Tanahbumbu. Mereka telah menjadi contoh bagi banyak orang, terutama bagi para siswa dan mahasiswa yang ingin meninggalkan jejak positif di masyarakat. Ibu Lutfi berharap bahwa kepergian ketiga mahasiswa Unukase ini dapat menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua. “Mereka ini telah menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, kita dapat mencapai cita-cita yang tinggi. Mereka juga telah menunjukkan bahwa dengan kasih sayang dan kepedulian, kita dapat membuat perbedaan yang besar dalam hidup orang lain,” katanya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam kesimpulan, kehilangan tiga mahasiswa Unukase ini bukanlah akhir dari segalanya. Mereka telah meninggalkan jejak yang akan terus berlanjut, dan kita semua dapat belajar dari contoh mereka. Mari kita mengenang kenangan manis mereka dan terus mendorong diri kita sendiri untuk menjadi pejuang ilmu dan agama yang seperti mereka. Untuk nanda Nafa Izzatu Jannah, Nur’aini Salsabila, dan Veri Andi Saputra, semoga segala apa yang dilakukan selama hidup di dunia ini diridhoi oleh Allah. Apabila ada hal yang baik semoga mendapatkan pahala kebaikan, dan apabila ada sesuatu yang salah, di akhirat Allah ampuni segala dosa dan kekhilafannya, ditempatkan di sisi Allah bersama orang yang sholeh dan sholehah. Ketiga nanda ini meninggal dalam keadaan menuntut ilmu, dan insyaallah semoga dinilai meninggal dalam keadaan syahid dan husnul khatimah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1370910/mengenang-3-mahasiswa-unukase-korban-kecelakaan-di-tanahbumbu-lutfi-dan-rbb-kehilangan-pejuang-ilmu, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *