Lionel Messi menjadi top skor Piala Dunia sepanjang masa setelah mencetak dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 di laga Grup J Piala Dunia 2026. La Pulga, julukan Messi, kini mengoleksi 18 gol di ajang tersebut. Namun, di balik catatan mentereng itu, Messi juga menjadi raja gagal penalti di Piala Dunia.
Momen Penentu di Menit Akhir
Messi mencetak gol pertama Argentina pada menit ke-30 setelah sebelumnya gagal penalti pada menit ke-9. Ia membawa keunggulan 1-0 hingga jeda dan menambah gol lagi di akhir babak kedua. Kemenangan ini juga meloloskan Argentina ke 32 besar Piala Dunia 2026. Messi tercatat sudah tiga kali gagal penalti di Piala Dunia, dari enam edisi yang diikutinya, yaitu pada Piala Dunia 2018, 2022, dan kini 2026.
Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda
Messi sudah 7 kali mendapat kesempatan penalti di Piala Dunia, dengan empat di antaranya menjadi gol dan tiga lainnya melenceng. Ia melewati catatan Asamoah Gyan, legenda Ghana yang sebelumnya dua kali gagal penalti pada Piala Dunia 2006 dan 2010. Dengan dua golnya ke gawang Austria, Messi resmi melewati catatan Miroslav Klose sebagai top skor Piala Dunia sepanjang masa dengan total 17 gol menjadi 18 gol.
Apa Artinya Ini bagi Timnas Argentina?
Kemenangan ini membawa Argentina memimpin Grup J dengan 6 poin dari dua kemenangan. Hasil ini juga menegaskan status Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Namun, Argentina masih harus terus berjuang untuk mempertahankan performanya dan menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang di Piala Dunia 2026.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan catatan menterengnya, Messi masih akan terus menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Ia masih memiliki kesempatan untuk menambah gol-golnya dan membantu Argentina mencapai target di turnamen ini. Namun, perjalanan Argentina masih panjang dan akané¢ä¸´ tantangan-tantangan yang sulit di depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.