Berita Hari Ini – 10 April 2026 | MPL ID Season 17 (S17) semakin memanas setelah fase regular season memasuki pekan ketiga. Sejumlah tim besar menunjukkan performa yang tak terduga, sementara RRQ Hoshi mencatatkan rekor terburuk dalam sejarah tim tersebut di MPL. Artikel ini merangkum pergerakan klasemen, jadwal pertandingan, serta analisis mendalam tentang dinamika kompetisi yang sedang berlangsung.
Rekor Terburuk RRQ Hoshi di MPL ID S17
RRQ Hoshi, yang selama ini dikenal sebagai salah satu powerhouse Mobile Legends di Indonesia, mengalami penurunan drastis sejak awal MPL ID S17. Hingga pekan ketiga, tim tersebut hanya berhasil mengumpulkan tiga kemenangan dari delapan laga, menempatkan mereka di urutan ke-11 klasemen regular season. Kinerja ini menandai rekor terburuk dalam lima musim terakhir RRQ Hoshi, menggugah pertanyaan tentang strategi, rotasi pemain, dan adaptasi meta yang sedang berlangsung.
Beberapa faktor menjadi penyebab utama penurunan performa tersebut. Pertama, perubahan komposisi roster yang melibatkan pemain baru belum sepenuhnya sinkron. Kedua, tim tampak kesulitan menyesuaikan diri dengan meta hero yang berfokus pada kontrol area dan mobilitas tinggi. Ketiga, taktik draft yang kurang fleksibel sering kali memberi keuntungan bagi lawan yang lebih agresif.
Jadwal Regular Season dan Pergerakan Klasemen
Regular season MPL ID S17 terdiri dari tiga pekan utama, masing-masing pekan menampilkan serangkaian pertandingan yang ditentukan oleh jadwal resmi. Pekan pertama dimulai pada awal Mei, diikuti oleh pekan kedua pada pertengahan Mei, dan pekan ketiga pada akhir Mei. Setiap tim berkompetisi dalam sistem round-robin, dengan total 15 laga per tim.
Berikut adalah gambaran singkat jadwal pekan ketiga serta hasil yang memengaruhi klasemen saat ini:
- Pekan 3 – Pertandingan dimulai 22 Mei dan berakhir 28 Mei.
- Tim-tim unggulan seperti ONIC Esports, Alter Ego, dan BOOM Esports berhasil mencatatkan kemenangan beruntun, mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen.
- RRQ Hoshi kalah dari Alter Ego (2-0) dan ONIC Esports (2-1), memperlemah peluang mereka lolos ke playoff.
Berikut tabel singkat yang menampilkan lima tim teratas setelah pekan ketiga:
| Posisi | Tim | Menang | Kalah | Point |
|---|---|---|---|---|
| 1 | ONIC Esports | 7 | 1 | 14 |
| 2 | Alter Ego | 6 | 2 | 12 |
| 3 | BOOM Esports | 5 | 3 | 10 |
| 4 | EVOS Legends | 5 | 3 | 10 |
| 5 | RRQ Hoshi | 3 | 5 | 6 |
Momen Penting dan Prediksi Akhir Musim
Beberapa momen krusial telah menjadi penentu arah kompetisi. Pertandingan antara ONIC Esports dan Alter Ego pada pekan kedua menjadi sorotan karena kedua tim menampilkan draft inovatif dan eksekusi timfight yang memukau. Di sisi lain, tim-tim menengah seperti Aura Esports dan Aura United berhasil mengumpulkan poin penting melalui kemenangan tipis melawan lawan yang lebih kuat, menunjukkan bahwa kompetisi MPL ID S17 tidak lagi didominasi oleh satu atau dua tim saja.
Melihat tren saat ini, prediksi akhir musim mengindikasikan bahwa ONIC Esports memiliki peluang terbesar untuk menjuarai MPL ID S17, diikuti oleh Alter Ego dan BOOM Esports. Namun, dinamika roster dan adaptasi meta yang cepat dapat mengubah perhitungan tersebut. Bagi RRQ Hoshi, kesempatan masih terbuka untuk bangkit jika mereka berhasil memperbaiki sinergi internal dan mengubah strategi draft menjadi lebih fleksibel.
Secara keseluruhan, MPL ID S17 menyajikan kompetisi yang semakin kompetitif dengan banyak tim yang mampu memberikan kejutan. Penonton dapat menantikan pekan keempat yang dijadwalkan pada awal Juni, di mana pertarungan untuk posisi playoff akan semakin sengit.