Mpok Esty, seorang ibu rumah tangga yang sukses membangun usaha peyek dan kembang goyang dari modal awal hanya Rp 25 ribu, kini menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dengan bantuan Rumah BUMN BRI, usahanya yang bernama Peyek Mpok Esty semakin berkembang dan memiliki kemasan yang lebih modern. Esty menceritakan bahwa awalnya ia hanya mencoba-coba membuat peyek dan kembang goyang, namun kini produknya sudah memiliki varian yang beragam dan diminati oleh banyak pelanggan.
Dari Usaha Kecil Menjadi Besar
Esty memulai usahanya pada tahun 2017, ketika suaminya yang memiliki pengetahuan resep dasar, membantunya membuat peyek. Modal awalnya hanya sebesar Rp 25 ribu, yang digunakan untuk membeli bahan baku seperempat kilogram. Produk pertamanya berupa peyek kacang tanah kemudian dititipkan ke warung terdekat dari rumahnya. Esty terkejut karena dagangannya laris terjual. Setelah itu, ia secara bertahap menambah volume produksi dan memperluas jaringan warungnya.
Usaha Esty semakin berkembang setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI. Rumah BUMN BRI sendiri merupakan wadah inkubasi UMKM yang anggotanya dibina oleh BRI agar bisa naik kelas lewat pelatihan, akses permodalan, hingga perluasan pasar. Esty mengaku sudah lama bergabung dengan Rumah BUMN BRI, namun baru aktif kembali di tahun ini. Ia mendapat banyak manfaat dari berbagai pelatihan yang diikutinya seperti pencatatan keuangan, strategi pemasaran, digitalisasi perbankan.
Mengenal Lebih Dekat dengan Peyek Mpok Esty
Peyek Mpok Esty kini memiliki varian yang beragam, seperti peyek kacang tanah, teri, rebon, kacang hijau, hingga peyek mutiara. Esty juga terus berinovasi untuk produk peyeknya, seperti membuat kembang goyang dengan tiga rasa original, wijen, dan keju. Dengan bantuan desain gratis dan bantuan cetak kemasan dari BRI, kemasan Peyek dan Kembang Goyang Mpok Esty kini menjadi lebih modern dan menarik.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keberhasilan Esty membangun usaha peyek dan kembang goyang dari modal awal hanya Rp 25 ribu, menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, seseorang dapat mencapai kesuksesan. Dengan bantuan Rumah BUMN BRI, Esty dapat meningkatkan usahanya dan memiliki kemasan yang lebih modern. Hal ini juga menunjukkan bahwa UMKM dapat berkembang dan menjadi lebih kuat dengan adanya dukungan dari pemerintah dan lembaga lainnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski usianya sudah lanjut, Esty tidak menutup mata terhadap perkembangan digitalisasi. Ia juga aktif belajar artificial intelligence di Rumah BUMN BRI untuk promosi usahanya di media sosial @peyek_mpok.esty. Bahkan, ia rela datang dari Klender, Jakarta Timur ke Rumah BUMN BRI memakan dua jam perjalanan untuk mempelajari AI ini. Kini, di bantu AI, ia bisa menyusun strategi promosi agar terlihat lebih memikat bagi calon pelanggan. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh Esty adalah terus meningkatkan usahanya dan memperluas jaringan pasarnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/solusiukm/d-8549192/modal-rp-25-ribu-usaha-peyek-mpok-esty-makin-maju-berkat-rumah-bumn-bri, without altering the facts of the original article.