Mudahnya Cek Status Bantuan Sosial: Aplikasi dan Cara Menggunakan KTP
Berita Hari Ini – 23 Agustus 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia telah meluncurkan inovasi baru yang memudahkan masyarakat dalam mengecek status bantuan sosial (bansos) mereka. Dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), masyarakat kini bisa mengetahui posisi desil keluarga dan peluang untuk menerima bantuan sosial secara mandiri melalui situs resmi yang telah disediakan.
Program bantuan sosial yang dapat diakses melalui sistem ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Cara Cek Status Bantuan Sosial Secara Online
Untuk mengecek status penerima bansos, masyarakat hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka peramban di perangkat Anda.
- Kunjungi laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah domisili sesuai dengan alamat yang tertera pada KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai data pada KTP.
- Isi kode verifikasi atau captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol ‘Cari Data’.
Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos jika data penerima ditemukan. Jika Anda adalah salah satu penerima bantuan, akan ditampilkan informasi mengenai program bansos yang Anda ikuti.
Status Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Pada tahun 2026, BPNT memasuki tahap ketiga untuk periode Juli hingga September, dengan total bantuan yang dapat diterima sebesar Rp 600.000. Masyarakat dapat mengecek status pencairan bantuan ini melalui aplikasi dan situs resmi yang sama. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek status pencairan BPNT:
- Ikuti langkah-langkah yang sama untuk mengecek status penerima bansos seperti yang dijelaskan sebelumnya.
- Perhatikan apakah status penyaluran menunjukkan bahwa bantuan masih dalam proses atau sudah berhasil dicairkan.
Waspada Terhadap Hoaks Pendaftaran Bansos
Sementara itu, seiring dengan meningkatnya akses terhadap informasi terkait bantuan sosial, masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap hoaks yang beredar. Beberapa penipuan yang mengklaim adanya pendaftaran bansos melalui link tertentu telah ditemukan, termasuk informasi yang menyebutkan bahwa masyarakat dapat menerima bantuan hanya dengan mengklik tautan atau menyatakan hadir di media sosial.
Penting bagi masyarakat untuk memverifikasi setiap informasi sebelum mengambil tindakan. Pendaftaran bantuan sosial resmi hanya dilakukan melalui kanal resmi Kementerian Sosial dan tidak melalui media sosial.
Kesimpulan
Dengan adanya aplikasi cek bansos dan kemudahan akses informasi melalui laman resmi Kemensos, masyarakat kini dapat dengan mudah mengetahui status bantuan sosial yang mereka terima. Program ini memberikan harapan bagi banyak keluarga di Indonesia untuk mendapatkan dukungan yang diperlukan dalam masa sulit. Namun, kewaspadaan terhadap informasi yang salah tetap menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam penipuan.